Connect with us

Peristiwa

RS Puri Cinere Tampung 43 Korban Tsunami Tanjung Lesung, Banten

Published

on

deblitznews|Cinere.

Walikota Depok Muhammad Idris di temani Dirut PLN Sofyan Basri, Kapolres Depok, Didik Sugiarto, Direktur RSUD Asloe’ ah Madjri, menjenguk pasien korban bencana tsunami yang melanda wilayah pantai di Selat Sunda, Banten yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam, di Rumah Sakit Puri Cinere pada Senin (24/12) Jl. Maribaya, Pangkalan Jati, Cinere, Depok.

Walikota sebelumnya ikut menyolati jenazah korban stunami warga asal Ratujaya,Cipayung, Depok, dan menjenguk korban lainnya di RSUD dan langsung menuju Rumah Sakit Puri Cinere.

Direktur PLN Sofian Basri mengatakan, dimana saat kejadian pihak PT PLN Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB) sedang melaksanakan kegiatan family gathering, Banyak pegawai PLN yang menjadi korban tewas dan ada pula yang mengalami luka-luka dan hilang.

“kejadian ini tentunya menjadi mimpi buruk untuk keluarga, dan kehadiran kali ini di RS Puri Cinere untuk memberikan dukungan secara moril, dan mengenai biaya, pihak PLN yang akan menanggung, baik karyawan, atau keluarga,”bebernya saat memberikan keterangan setelah melihat kondisi korban di ruang perawatan RSPC.

Mengenai santunan yang akan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia pihak PLN tidak menyebutkan berapa nominalnya ,namun sampai saat ini masalah biaya akan ditanggung untuk pengobatan, dan bagi karyawan yang meninggal dunia akan ditanggung sampai ke pemakaman.

Ditempat yang sama walikota Depok Muhammad Idris mengatakan, saat ini Pemkot Depok telah mengirimkan 12 relawan untuk membantu korban Tsunami untuk mengevakuasi dan berupa satu mobil ambulans untuk menjemput warga asal Sawangan, Depok yang di temukan telah meninggal dunia.

“hari ini Senin (24/12) Saya memberikan arahan untuk mengirimkan relawan sebanyak 12 personil dan satu mobil ambulance untuk membantu proses evakuasi korban tsunami,” jelasnya.

Kepala bagian Humas Rumah Rumah Sakit Puri Cinere, Widya Karmadyant menambahkan, hingga kini masih ada 18 yang dirawat di RS Puri Cinere dari jumlah keseluruhan sebanyak 43 korban bencana tsunami.

” pihak RS Puri Cinere menerima korban evakuasi stunami sebanyak 43, sebagian sudah boleh di pulangkan, namun sebanyak 18 orang yang masih di rawat, ada satu pasien lagi yang meminta untuk di pulangkan karena istrinya meninggal akibat musibah tsunami,”ucap nya kepada awak media.(nez)

Advertisement
Comments

Peristiwa

Jalan Garuda Dua di Tutup Warga, Jalan dan tembok Rumah Rusak Akibat Proyek Perumahan

Warga RW 07 kelurahan Pasir Putih, Sawangan Depok Menolak Keras Akses Jalan Garuda II Di Lintasi proyek Perumahan Danu Jaya Dua Residence.

Published

on

deblitznews.com|Pasir Putih.

Warga RT 01 dan RT 02 RW 07 pasir putih, kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok menolak keras kepada pengembang perumahan Danu Jaya Dua Residence dengan pemasangan sepanduk untuk melintas Jalan Garuda Dua.

Penolakan warga terhadap pengembang, untuk melintas di jalan tersebut karena akses menuju perumahan sangat lah sempit, dan mengganggu aktifitas warga sekitar, berdasarkan pantauan awak media di lokasi jalan tersebut, memang di temukan banyak tembok pagar warga dan pos siskamling rusak akibat tersenggol kendaraan proyek.

Hal demikian juga di sampaikan ketua RW Muchtar Midin, penutupan jalan sudah hasil kesepakatan warga yang di lintasi perumahan tersebut, sementara jalan yang ada saat ini hanya 2 meter, dan sudah di betonisasi oleh pemerintah Depok. 

“Jalan Garuda dua sangat sempit, hanya dua meter lebarnya, bagaimana kalau penghuni mempunyai kendaraan semua, mobil atau Motor, bisa kacau jalan ini,” Jelas Midin yang biasa di panggil RW Bagol kepada deblitznews.com pada Sabtu (16/3).

Meski demikian, adanya penolakan penutupan jalan dengan  pemasangan spanduk penolakan keras dan  penutupan jalan, warga setempat sepakat untuk adanya pelebaran jalan, dengan tujuan tidak terjadi kepadatan lalu lintas dan bisa di lalui dua kendaraan (cruise).

Warga mengklaim, proyek pembangunan kawasan perumahan itu nantinya akan membawa dampak buruk bagi warga. Tidak hanya jalan dan rumah yang rusak, keselamatan anak-anak di kawasan ini pun menjadi terancam akibat hilir mudik truk pengangkut matrial, saat ini.(nez)

Continue Reading

Peristiwa

Warga Bedahan Tertimpa Runtuhan Rumah Saat Mandi.

Published

on

deblitznews.com|Bedahan.

Rumah di wilayah kelurahan Bedahan roboh hingga menimpah pemiliknya, warga RT 01/04 Bedahan, Depok, Arsali tertimpah runtuhan rumah bagian dapurnya saat berada di kamar mandi. Kejadian sekitar pukul 06:30 WIB saat sedang di kamar mandi, kondisi korban saat ini mengalami luka-luka akibat tertimpah reruntuhan rumah bagian belakang.

“Kami selaku ketua lingkungan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kelurahan dan LPM setempat, dengan tujuan korban bisa di tangani secara cepat,”jelas RT Baiqi kepada deblitznews.com pada Kamis (7/3).

Dikatakannya, korban tertimpah saat sedang mandi, karena dengan kondisi kesehatan mengalami stroke aga kesulitan untuk menghindar, reruntuhan rumah bagian dapurnya.
“Kondisi korban memang sedang sakit stroke, jadi kesulitan untuk menghindar,”jelas Baiqi.

Di tambahkannya, dengan kondisi seperti ini berharap kepada dinas atau pemerintah setempat untuk segera tanggap terhadap bencana yang di alami keluarga Arsali.(nez)

Continue Reading

Peristiwa

Mobil Truck Pengangkut Bata Terguling Ditanjakan Kekupu

Published

on

deblitznews|Pasir Putih.

Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Masjid Al-Barkah kampung Kekupu RW 08 kelurahan Pasir Putih, pada Sabtu (23/2) sebuah mobil truk pengangkut bata hebel yang terguling akibat tidak sanggup menanjak, mobil dengan nopol B 3576 QA sekitar pukul 5:30 WIB.

Kecelakaan lantaran mobil tidak sanggup menanjak akibat beban barang yang terlalu banyak, sehingga saat mengalami mundur, kondisi rem tidak bekerja dengan baik, hingga pengemudi yang bernama Itan Harul (25 Thun) dan di temani satu kenek yang bernama Revi (23 tahun) harus membanting stir untuk menghindari mobil yang persis berada di belakangnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, kecelakaan mengakibatkan lalu lintas di Jalan masjid Al Barkah macet total. Karena mobil yang memiliki berat 30 ton ini belum dapat dievakuasi dan muatan berupa bata hebel sebanyak 12 kubik.

“Sementara saya masih menunggu bos saya yang sedang menuju lokasi, untuk melihat kondisi sebenarnya, dan akan melakukan evakuasi untuk menghindari kemacetan yang berkepanjangan,”ujar Itan Pengemudi Truck yang terguling.

Dikatakannya, pengiriman barang yang di datangkan dari wilayah Tangerang ini akan di kirim ke toko material Rendy Jaya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Di tempat terpisah ketua RW 08 Asmat Butun sangat berharap kepada pemilik mobil untuk segera melakukan evakuasi mobil yang terguling, pasalnya jalan tersebut di setiap akhir pekan selalu ramai, jika sampai siang di khawatirkan akan menambah kemacetan yang parah.

“segera di angkat dan evakuasi, jalan ini cukup rame kalau siang hari karena banyak mobil wisata yang akan melintas,”ujar RW Butun.(nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler