Connect with us

Fokus

Beli Durian Mahal Mampuh, Buang Kulitnya Maunya Gratis, Mikir

Published

on

Green Campbone, aksi bersih angkat sampah di kali Pesanggrahan..

deblitznews|Cinangka.

Sekumpulan anak muda yang tiada henti hentinya memberikan contoh kepada masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarangan, menegur tanpa harus berbuat untuk lingkungan bersih, sungai bersih, bantaran kali bersih sama saja mengukir di air.

Hal ini seperti yang di jelaskan koordinator konservasi Green Campbone Zendriansyah saat berada di kawasan Hutan Percontohan Green Campbone pada Minggu (2/12) sore, menurutnya teguran melalui spanduk stop membuang sampah sudah tidak berfungsi dan kurang efektif .

 

“banyak spanduk yang bertuliskan “Di larang membuang sampah di sini” namun malah sebaliknya spanduknya malah ilang, bahkan ada juga spanduk yang sengaja dengan kata kata kasar, ga ada tuh yang peduli dengan kata kata tersebut, “beli duren mahal sanggup, masa buat bayar sampahnya ogah, mikir,”ucapnya.

Untuk itu, disini (Green Campbone-red) bukan menegur tapi mengajak kepada manusia, bahwa kita butuh alam dan lingkungan sehat, karena alam adalah titipan untuk anak cucu.

Di tempat yang sama, Serda Diyantoro selaku Babinsa kelurahan Cinangka sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pemuda pencinta lingkungan Green Campbone, dari aksi bersih mengangkat sampah dari kali, hingga menanam dan merawat pohon disetiap bantaran kali.

“saya cukup bangga dengan kegiatan yang dilakukan anak anak Green Campbone, dengan yel yel penyemangat #kerehore, setiap menjalankan aksinya, Sama seperti saat saya membantu untuk mengangkat sampah dari kali,”ucapnya.

Selain itu, kedatangan Babinsa Serda Diyantoro, sekaligus menginformasikan untuk aksi penanaman pohon oleh Koramil di wilayah Hutan Percontohan Green Campbone, yang akan di laksanakan pada Senin (3/12).(nez)

Advertisement
Comments

Fokus

KOOD Peduli Warga Tidak Mampu, Rumah Ibu Yati Di Rehab.

Published

on

kondisi rumah bubYati yang sudah di rehab, atas bantuan KOOD dan donatur yang membantu

deblitznews|Bedahan.

Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah kelurahan Bedahan, kecamatan Sawangan, Depok, menjadi perhatian Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) organisasi ini secara swadaya memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan parah akibat tidak mampu untuk memperbaikinya.

“Kami memperbaiki rumah warga ini karena peduli terhadap mereka, dana ini dikumpulkan dari pengurus dan anggota KOOD.” ucap Jamhurobi selaku wakil ketua saat meninjau rumah Yati yang berada di RT 02/09, Bedahan, Sawangan, Depok, pada Jumat, (11/1).

Anggaran perbaikan rumah ini, diungkapkannya, ditaksir sekitar Rp20 juta. karena kerusakan rumah meliputi bagian atap. Pemasangan keramik, plester tembok dan bagian belakang rumah vang mengalami kerusakan cukup berat.

Rumah seluas sekitar 70 meter persegi, dijelaskannya, mengalami kerusakan sejak lama, namun kepala keluarga tidak bisa memperbaikinya. Atas Iaporan dari warga akhirnya KOOD mengunjungi rumah warga tersebut dan melakukan perbaikan.

Perbaikan ini, ditambahkannya. murni dari pengurus dan anggota untuk membantu masyarakat, dan program perbaikan rumah ini akan terus dilaksanakan disejumlah Wilayah di Kota Depok, seperti di Kecamatan Tapos.

“Perlu diketahui KOOD tidak hanya fokus terhadap sejarah, seni dan budaya. termasuk juga kegiatan sosial,” tandasnya.

Di tempat vang sama, Lurah Bedahan, Sudadih, mengatakan, program kepedulian sosial perbaikan rumah yang dilakukan KOOD bukti bahwa pengurus dan anggota peduli.
Dirinya juga berterimaskasih atas perbaikan rumah yang dilakukan KOOD, karena setelah diperbaiki penghuni rumah akan merasa nyaman.

“Kami berterima kasih kepada pengurus dan nggota KOOD yang pedui terhadap warga Bedahan,”ujarnya.

di tempat terpisah, Lamin ketua bidang sosial KOOD mengatakan, sementara uang yang sudah di serahkan sebesar Rp. 5 juta, dari uang yang terkumpul sementara 8 juta dari target sebesar 20 juta.

“kami sangat berharap kepada para donatur yang mau membantu perbaikan rumah ibu Yati dengan terbuka, kami selaku pengurus KOOD nantinya akan di salurkan langsung,”ajak lamin.(nez).

Continue Reading

Fokus

Kelurahan Pasir Putih Dan NU, Ajak Malam Tahun Baru Di Isi Dengan Dzikir Dan Istighosah.

Published

on

Lurah Ahmad Rifai bersama Ustadz Asmat Saefudin ketua ranting NU Pasir Putih.

deblitznews|Pasir Putih.

Berdasarkan hasil musyawarah pemerintah Kelurahan Pasir Putih serta Pengurus ranting Nahdlatul Ulama (NU) Karang Taruna serta pengurus DKM Kelurahan Pasir Putih yang bertempat di Masjid al-Mujahidin Kampung Kekupu RT002/007 tentang penyelenggaraan Istighosah dan dzikir pada malam pergantian tahun baru 2019.

Acara yang dilaksanakan dari pukul 19:30 wib sampai dengan selesai, di halaman kantor kelurahan, acara yang akan juga di ikuti, ketua RT, RW, tokoh agama tokoh masyarakat dan warga Kelurahan Pasir Putih pada Selasa (31/12) malam.

Hadir pula sebagai pengisi acara, Ustadz Asmat Syaefudin dan Ustadz Murodi, K.H .Muproil.

Dengan adanya acara seperti ini lurah kelurahan Pasir Putih Ahmad Rifai mengajak kepada semua unsur masyarakat untuk lebih memanfaatkan malam pergantian tahun 2019 dengan mengisi hal yang lebih positif.

“melihat kondisi sodara kita di Tanjung lesung, Banten dan Lampung Selatan sedang berduka akibat di terjang gelombang tsunami,”beber Ahmad Rifai kepada deblitznews.com.

Untuk itu, lurah mengajak kepada warga masyarakat sesuai dengan himbauan walikota Depok, untuk bisa mengisi malam pergantian tahun 2019 dengan berdzikir dan istighosah.

“di malam tahun baru biasanya identik dengan hal-hal yang mudharat maka mari kita gantikan malam tersebut dengan hal hal yang baik, “ajak Rifai.(nez).

Continue Reading

Fokus

Masjid Yang Di Bangun Sejak 1998 Butuh Di Renovasi

Published

on

deblitznews|Rumpin

Masjid Al Ikhwan yang berada di wilayah RW 06 Kampung Candi Desa Kampung Sawah, Rumpin, Bogor, di bangun di atas lahan wakaf seluas 144 meter sejak tahun 1998 yang menelan biaya sebesar Rp 120 juta hasil sumbangan dari Negara Arab saat itu.

Selain sebagai tempat ibadah di komplek masjid juga dibangun yayasan Islam Ashabul Kahfi Madani. (Pendidikan-Sosial-Keagamaan) Namun Yayasan tersebut pindah ke daerah lain, dimana masjid tersebut tetap berdiri sebagai masjid Masyarakat. Meskipun papan nama yayasan masih berada didepan halaman masjid.

Sudah 20 tahun Masjid  Al Ikhwan di bangun sampai saat ini belum pernah mengalami perbaikan, sehingga banyak kondisi yang mengalami kerusakan parah.

Hal ini seperti yang di tuangkan H.Sohwani selaku ketua DKM menjelaskan,”Kami berharap mesjid Al Ikhwan, yang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar untuk beribadah dapat dibangun kembali, Kondisinya sangat memprihatinkan, karena jamaah yang sholat sangat khawatir jika sewaktu- waktu ada bangunan yang rapuh runtuh.”pungkasnya kepada deblitznews.com saat menyambangi masjid Al Ikhwan, pada Kamis (8/11).

Selanjutnya, H. Sohwani berharap kepada pihak donatur atau pemerintah untuk segera merenovasi Masjid. Diperkirakan untuk merenovasi masjid akan menelan biaya Rp. 500 juta, selain merapihkan bangunan yang sudah mulai rapuh, pihak pengurus masjid juga ingin membangun tempat wudhu dan WC yang layak dan bersih.

“Mesjid Al Ikhlas adalah mesjid yang sangat strategis, karena berada di Jalan lintas pemda. Antara Cijambe Cigudeg sampai gunung Nyuncung Rumpin. Jadi banyak warga singgah setiap harinya buat salat. Demikian kerap pula dipakai pengajian ibu-ibu ” Kata H. Sohwani sambil menunjukkan keadaannya mesjidnya.(db/henkir)

Continue Reading

Berita Terpopuler