Connect with us

Berita

DPUPR Depok, Sebanyak 93 Pembangunan Bakal Rampung Di Akhir Tahun

Published

on

walikota Depok M Idris bersama Kepala Dinas PUPR kita Depok, Tinjau lokasi Longsor (istimewa)

deblitznews|Depok.

Jelang akhir tahun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok akan menyelesaikan beberapa kegiatan pembangunan. Seperti pembuatan drainase, peningkatan jalan berupa beton dan hotmik serta pembangunan jembatan.

“Tepatnya akhir November ini akan ada 35 pembangunan yang berada di bawah DPUPR Kota Depok. Kegiatan ini akan dilakukan, mengingat nama pemenang lelang baru selesai proses dan baru diumumkan Badan Layanan Pengadaan (BLP),” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Manto, di ruang kerjanya, Rabu (21/11/18).

Dikatakannya, ke-35 pekerjaan tersebut berhasil lolos lelang dari total 36 pekerjaan tahap I yang diajukan. Untuk tahap II ada sebanyak 57 kegiatan yang saat ini masih berproses.

“Satu pekerjaan gagal lelang di tahap satu, karena faktor tidak terpenuhinya persyaratan yang diajukan. Untuk tahap dua, masih diproses secara bertahap. Jadi total kegiatan yang harus dikerjakan adalah 93 kegiatan,” jelasnya.
Manto menyebut, untuk lamanya waktu pekerjaan bervariasi, antara satu hingga dua bulan. Untuk nilai pekerjaan juga beragam.

“Lama pekerjaan bervariasi. Sebagian sudah ada yang dikerjakan awal bulan ini, sebagian baru akan dikerjakan. Yang jelas sebelum akhir tahun, seluruh pekerjaan harus rampung. Kami akan terus lakukan monitoring,” ucapnya.
Adapun beberapa pekerjaan yang telah dan akan dilakukan antara lain, peningkatan Jalan Anggrek Kecamatan Cinere, peningkatan Jalan Rajawali Kecamatan Limo, peningkatan Jalan Dahlia, Jalan Puring dan pelebaran Jalan Salak Kecamatan Pancoran Mas serta peningkatan Jalan Gas Alam Kecamatan Tapos.

Untuk pembangunan jembatan, Jembatan Penghubung Cipayung Jaya RW 06 Pondok Terong, pembangunan Jembatan RW 04 RW 05 Jalan Pertanian Kecamatan Sukmajaya, pembangunan Jembatan Pitara Kecamatan Pancoran Mas dan lain-lain.(nez)

 

Advertisement
Comments

Berita

Suling, Nurdin Jojon Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid Dan Musholah

Published

on

walikota Depok M Idris bersama ketua karang taruna bedahan Nurdin Jojon (tengah dan kanan): foto istimewa

deblitznews|Bedahan.

Subuh keliling (Suling) di kelurahan Bedahan terus di gencarkan, guna mewujudkan kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok sebagai kelurahan religuis, kegiatan ini bagian dari implementasi Depok Unggul Nyaman Dan Religius.

Dengan kegiatan Subuh Keliling, setiap warga juga dapat menjalin kekompakan kepada masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar golongan, dan masyarakat juga bisa langsung berinteraksi dengan aparatur pemerintahan secara langsung.

Kegiatan Sholat subuh gabungan di Musholah Darul Qur’an Kampung. Perigi RT 02/07, kegiatan yang juga di ikuti oleh walikota Depok Mohammad Idris, Zaenudin, Camat Sawangan, Sudadih, Lurah Bedahan, Kapolsek Sawangan, Ketua Karang Taruna Bedahan, Nurdin Al Ardishoma, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat setempat, pada Sabtu (13/1) subuh pukul 04:00 Wib.

Untuk itu Nurdin Al Ardishoma selaku ketua Katar Bedahan mengucapkan banyak terimakasih kepada walikota Depok dan masyarakat yang ikut mengikuti kegiatan Subuh keliling di kelurahan Bedahan.

“terimakasih kepada walikota Depok Mohammad Idris, Camat Sawangan, Kapolsek, Lurah, Masyarakat, yang mengikuti kegiatan ini yang dilaksanakan setiap minggunya di kelurahan Bedahan,”ucap Nurdin Jojon ketua Katar sekaligus Caleg DPRD kota Depok.

Untuk itu lanjutnya, dengan giat subuh keliling salah satu bagian untuk mewujudkan kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius.

“dengan menggiatkan Salat Subuh berjamaah otomatis dapat memakmurkan musholah dan masjid yang ada di wilayah kelurahan Bedahan,”tuturnya.(nez)

Continue Reading

Berita

Miris, Keluarga Eddi Harus Tidur Di Bawah Ancaman

Published

on

Eddi bersama istrinya, saat menunjukan kondisi rumah kediamannya.

deblitznews|Sawangan.

Miris melihat kondisi rumah keluarga Eddi Junaedi (69) dan istrinya Dewi Sumiati (59) serta nenek Maimunah (94) yang berada di wilayah RT 01/07 Kampung Kebon Kopi kelurahan Pengasinan, Sawangan , Depok.

Rumah yang di huni selama 40 tahun kini sudah mengalami keroposan di setiap sudut rumah, sementara pihak pemerintah belum mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“pernah kami melaporkan ke pihak RT dan RW namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang baik, kami tidak dapat , Raskin, KIS, BLT dan batuan lainya justru yang dapat orang yang lebih mampu dari kami keluarga kami,”cetus Dewi kepada awak media kemaren.

Sementara keluarga Edi masih bertahan dengan kondisi rumahnya yang sudah banyak yang bocor dan rapuh, walau keselamatannya terancam, apabila roboh.(nez)

Continue Reading

Berita

Kuda Depok, Pertayakan Sikap Arogansi Ketua DPRD Kota Depok.

Published

on

Komarudin (Komeng) pengurus KUDA Depok

deblitznews|Sawangan.

Ramainya pemberitaan di media sosial terkait insiden pengusiran Kepala BKPSDM Kota Depok, yang terjadi pada saat sidang paripurna DPRD Kota Depok pada kamis (3/1), menuai berbagai tanggapan dari berbagai unsur lapisan masyarakat. Diantaranya adalah Pengurus KUDA DEPOK (Komunitas Pemuda Depok) melalui rilis yang disampaikan mempertanyakan sikap arogansi Ketua DPRD tersebut.

Menurut salah seorang pengurus harian Kuda Depok yang biasa disapa Komeng tidak selayaknya seorang pejabat setingkat Ketua DPRD bersikap demikian, andai ada yang salah dari apa yang sudah dilakukan oleh BKPSDM dan Walikota dalam melakukan program kerjanya bukankah Dewan memiliki hak bertanya.

“Kenapa beliau (HTA-red) tidak melakukan itu untuk bertanya, malah melakukan sikap dan tindakan arogansi dengan mengusir Kepala BKPSDM. Secara institusi kehadiran beliau adalah mewakili Pemerintah Kota Depok”jelas Komeng pada Kamis (3/1) sore dikediamannya.

Sebagai seorang pejabat, lanjutl nya, anjut ha bisa menghargai pejabat lain dan memberikan contoh sikap yang baik terhadap masyarakat. Komunitas Pemuda Depok (KUDA), menyayangkan sikap arogansi ini karena bisa berdampak hukum, bisa saja secara pribadi, Sopian Suri melaporkan Ketua DPRD Kota Depok kepada Pihak Kepolisian dangan tuduhan tindakan tidak menyenangkan. Jika ini sampai terjadi akan menimbulkan konflik horizontal antara Pemerintah Kota dan DPRD.

“secara otomatis maka kami jugalah sebagai masyarakat yang akan kena dampaknya dari peristiwa ini kami berharap masing-masing pihak dapat mengendalikan emosi dan meningkatkan kwalitas pengabdian kepada masyarakat. Dan kedepan kami harap hal semacam ini tidak terulang kembali”cetusnya.(*db/nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler