Connect with us

Featured

LPTQ Sawangan Lepas Peserta MTQ ke XIX Tingkat Kota, Target Juara Umum

Published

on

deblitznews|Sawangan.

Pelepasankafilah LPTQ Kecamatan Sawangan, MTQ kota Depok ke XIX tahun 2018 dengan tema “dengan MTQ kita jadikan masyarakat kecamatan sawangan bersinar menuju kota Depok yang unggul ,nyaman dan religius,”dilaksanakan pada Senin (19/11) diaula kantor kecamatan.

Peserta MTQ ke XIX kecamatan Sawangan , saat usai mendapatkan arahan dari ketua LPTQ dan Camat Sawangan, di aula kantor kecamatan.

Sebanyak 31 peserta yang mengikuti dari semua cabang yang di kirim, sementara, tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat kota ke 19 di kecamatan Cimanggis, Depok, pada hari Rabu tanggal 21 Nopember 2018.

Peserta MTQ Kecamatan Sawangan yang akan mengikuti cabang,   Tilawah, (Tilawah anak anak, remaja Dewasa), Murotal tingkat anak anak, Tahfidz  10 juz putara putri, Tafsir Alquran, cabang Bahasa Arab Indonesia Inggris , Fahmil Qur’an, Syarikat Qur’an, Cabang Kaligrafi (khatil, naskah dekorasi, hiasan mushaf ,kontemporer, menulis ilmiah M2iQ).

Ketua LPTQ, H. Saefudin mengatakan, dari beberapa bidang perlombaan, hanya Canet (tunanetra) bidang yang tidak di ikuti dari kecamatan Sawangan.

“semua cabang kita mengikuti, namun hanya satu yang tidak kami ikuti, yaitu cabang bisabilitas (tunanetra) atau Canet yang tidak di ikuti,”ucapnya.

Sementara semua cabang yang di ikuti hasil dari seleksi dari Tujuh kelurahan se-kecamatan Sawangan sebanyak 31 peserta dari beberapa bidang perlombaan.

Untuk itu, H. Saefudin mengatakan, Kecamatan Sawangan di tahun sebelumnya pernah mendapatkan juara pertama dan menjadi perwakilan tingkat propoinsi. Di tahun sebelumnya, kecamatan Sawangan mendapatkan juara pertama di bidang, Tilawah (remaja), Tafsir dan kaligrafi, dan mewakili MTQ tingkat kota ke propinsi.

“saya sangat berharap semoga di tahun ini menjadi juara umum di segala bidang, karena melihat pengalaman dan persiapan yang di miliki oleh peserta cukup siap,”harapnya.

Untuk itu, ketua IPTQ kecamatan Sawangan meminta kepada Lurah dan semua elemen masyarakat agar bisa mendukung dan suksesnya acara yang dilaksanakan pada tanggal 21-23  di kecamatan Cimanggis, dan yang tampil di acara MTQ ini berdomisili atau KTP kota Depok.

Sambung Zaenudin, selaku camat Sawangan, saya berbangga hati dengan apa yang sudah di perjuangkan oleh PTIQ, karena semangat dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan apresiasi yang sangat tinggi.

“Siapa yang tidak mau target sebagai juara umum, tetapi keinginan ini harus di imbangi oleh perjuangan, dan saya sangat berharap semua peserta bisa menjaga kesehatan dan semua panitia (pendamping) bisa memberikan perlindungan kepada semua peserta agar bisa memonitoring agar bisa terjaga staminanya dan yang terpenting kita banyak berdoa,”paparnya

Selain itu, camat berpesan kepada semua peserta untuk tidak memaksakan saat latihan, dan bagai mana cara memelihara kondisi, ini adalah aset kita untuk itu harus bisa menjaga kesehatan,

Hadir Camat Sawangan, Zaenudin, ketua LPTQ, H. Saefudin, Kapolsek Sawangan, Kompol Prasetiyo, Danramil Kapt Armed Erwin Syaputra, Lurah se-kecamatan Sawangan, peserta dan orang tua peserta.(nez)

Advertisement
Comments

Featured

Jenis Pohon Lerak, Bakal Ditanam Di Kawasan Konservasi Hutan Percontohan Green Campbone

Published

on

Awan anggota GC bersama Ibu Yeni, yang menyumbangkan pohon jenis Lera

deblitznews|Cinangka.

Udara segar, Air jernih, Pohon rimbun, harapan yang terus diukir dengan keterbatasan dana yang dimiliki, namun, rasa semangat gotong royong yang diciptakan sekumpulan anak muda yang berada di komunitas pencinta lingkungan dan sosial Green Campbone terus bergerak demi tercapainya harapan bagi semua lingkungan yang ada di alam sekitar.

Hal ini terus dilakukan, demi menggapai sebuah harapan, namun, kegiatan ini tidak bisa berjalan begitu saja tanpa disadari dan dibantu oleh semua golongan, untuk terus mewujudkannya, terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan dan penebangan pohon secara liar.

Hal ini seperti yang dilakukan Yeni ibu rumah tangga yang peduli dengan lingkungan, namun, kondisi tempat dan lahan di sekitar rumahnya yang berada di jalan Kunir RT02/RW09, Beji, Depok meras sulit untuk menanam jenis pohon lerak.

Untuk itu, melihat aktifitas kegiatan yang dilakukan sekumpulan komunitas Green Campbone, Yeni ingin menyumbangkan bibit pohon yang sudah tumbuh di belakang pekarangan rumahnya.

“saya suka iseng, tabur biji lerak di halaman belakang rumah, tanpa saya sangka ada sekitar 12 bertunas, bahkan sudah sekitar 15 cm, saya bingung karena pohon ini termasuk pohon besar (sekelas pohon jati – red) dan buahnya sangat bermanfaat untuk sebagai pengganti deterjen alamai, kira kira bisa adopsi kah..?,” jelas Yeni di kutip melalui FB nya.

Dari tulisan yang di kirim melalui akun FB, anggota Green Campbone langsung sigap menanggapi bantuan bibit pohon yang di berikan oleh Ibu Yeni yang mempunyai akun Ratu Soang Azhari.

“Kami selaku ketua Green Campbone mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Yeni yang telah memberikan bibit pohon lerak, memang yang saya tahu, jenis pohon ini harus di tanam di tempat yang luas dan jauh dari pemukiman, karena pertumbuhannya cukup besar, “ujar Arif Budimaan saat berada di lokasi Hutan Percontohan Green Campbone, di wilayah bantaran kali Pesanggrahan RT 02/07 Kp. Kebon, Cinangka, sawangan Depok, pada, Kamis (22/11).(nez)

Berikut kutipan yang di sampaikan melalui akun FB.

Continue Reading

Featured

Alumni SMPM XIX 81 Sawangan Gelar Pengajian Dan Santunan Yatim Piatu

Published

on

Anggota Alumni SMPN XIX usai gelar pertemuan dan pengajian

deblitnews|Sawangan.

Alumni SMPM XIX angkatan ke 81 adakan acara Reuni yang kesekian kalinya. Reuni kali ini bukan saja temu kangen, namun di isi dengan kegiatan saling berbagi kepada anak yatim piatu, serta pengajian dikediaman Siti Nurani pada, Minggu (23/9) di Jl. Abdul Wahab, sawangan, Depok .

Muksin Haris, ketua alumni SMPM XIX mengatakan, meskipun para alumni sudah berjauhan, namun kegiatan yang sudah di tetapkan selama satu bulan sekali, tetap di jalankan.

“Namun untuk acara santunan kami baru mengadakan 3 kali. Pertama baksos keliling, kedua santunan yatim di sekolah, dan yang ketiga santunan untuk panti asuhan,” ucapnya.

Sementara, salah satu alumni SMPM XIX Sawangan mengirimkankan uang santunan untuk di berikan kepada pengurus panti Asuhan Wisma Karya Bakti,  Yayasan Oto Iskandar di Nata yang berada di bilangan kelurahan Curug, kecamatan Bojongsari, Depok.

Di tempat terpisah (panti Asuhan Wisma Karya Bakti -red) Boang (25) selaku petugas panti, sangat senang dan mengucapkan terima kasih kepada alumni smpm xix atas perhatiannya kepada anak anak yatim.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua anggota alumni SMPN xix yang telah memberikan bantuannya kepada anak anak yatim yang ada di sini dan amanat ini akan kami jalankan dengan baik”ucapnya.(db/henkir)

Continue Reading

Featured

SMPM XIX Sawangan Angkatan 1993 Gelar Reuni Pertama

Published

on

Kangen, reuni pertama smpm XIX angkatan 1993

deblitznews|Sawangan

Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah (SMPN XIX) mengadakan reuni yang pertama dilaksanakan pada Minggu (2/9) bertempat di rumah makan saung apung situ Sawangan-Bojongsari, Depok.

Reuni pertama yang juga ikut di hadiri oleh, Nahari, Nur Efendi, Samsudin, Nanang Mahroja, serta Siti Nurani selaku guru SMPM XIX.

Untuk itu, Herman yang di tunjuk sebagai ketua reuni angkatan 1993 mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk kembali menyambung tali silaturahmi yang sekian lama tidak lagi bertemu.

“Memang tidak mudah, membuat acara seperti ini, karena persoalan kesibukan masing masing, karena sudah banyak yang berada di luar kota, seperti Jawa, bahkan di Dubai”jelasnya kepada deblitznews.com.

Lebih lanjut Herman mengatakan, kegiatan ini terlaksana bukan persoalan yang mudah untuk mendapatkan info, dari mengunjugi rumah masing masing alumni dan mulai mengumpulkan no HP agar komunikasi lebih mudah

“Kemudian kami sengaja memanggil satu-persatu lewat kunjungan, maupun hanya lewat WA. Pertama sulit, akhirnya terlaksana juga.”jelasnya.

Sambung Herman, kegiatan reuni yang pada nantinya akan di buat dua bulan sekali sekaligus menggelar baksos.

Untuk itu, kegiatan yang di isi dengan seremonial ini juga di manfaatkan oleh Nahari salah satu guru di SMPM XIX dalam sambutannya sangat terharu dan bangga Masi bisa bertemu kembali sejak 25 tahun yang lalu.

“Kami sangat terharu dan bangga, waktu 25 tahun itu tidak mudah bisa bertemu lagi seperti ini. Momen ini memang sangat penting untuk kegiatan yang sangat bermanfaat ke depannya.”paparnya. (db/Henkir)

Continue Reading

Berita Terpopuler