Connect with us

Berita

SDN Sampay, Belajar Di Bawah Tenda Terpal

Published

on

deblitznews|Rumpin.

SDN Sampay Desa Rabak Kecamatan Rumpin, Bogor, yang berdiri sekitar tahun 1974 belum pernah ada perbaikan dan penambahan lokal untuk siswa siswi baru, hingga saat ini (2018-red) siswa sekolah tersebut mencapai 460 siswa yang belajar di SDN Sampay.

Sejak berdirinya gedung sekolah baru kali ini mendapatkan kucuran dana dari penerintah untuk merenovasi hedung dan lokal sekolah, yang di keluarkan dari anggaran APBD sekitar Rp.437 juta.

“Sementara lokal kelas yang di renovasi sebanyak tiga ruang belajar, dan nantinya bangunan akan di tingkat kan menjadi tiga lantai,”beber Halimi selaku kepala sekolah, sembari menunjuk bangunan yang sedang di renovasi.

Halimi kepala sekolah SDN Sampay.

Sementara, siswa masih menjalankan aktifitas belajar dengan normal, walau sementara belajar dan mengajar menggunakan tenda terpal di dekat halaman sekolah.

“Situasi darurat seperti ini, aktifitas belajar tetap berjalan, walau hanya menggunakan tenda terpal, dan kegiatan belajar di bagi menjadi dua shift setiap harinya”lanjut Halimi.

“Tenaga pengajar kami banyak, namun didominasi oleh guru honorer, hingga mencapai 13 orang dan seorang penjaga sekolah. Akibat jumlah banyak kami hanya bisa memberikan honor mereka sebesar 300 s/d 600 ribu. Di sini guru PNS hanya 2 orang.” Kata Hamili di ruang kantor saat guru-guru honorer beristirahat.

Kepala sekolah sangat berharap kepada pemerintah khususnya dinas pendieikan, agar bisa memperhatikan nasib guru honorer yang sudah mengabdi selama  puluhan tahun.

“saya hanya bisa berharap agar pihak pemerintah (Dinas Pendidikan-red) dapat memperhatikan nasib mereka banyak yang sudah mengabdi selama 15 sampai 24 tahun dan dapat diangkat statusnya sebagai ASN,”Harapnya.

Di tempat yang berbeda komite sekolah SDN Sampay, Hudri Wijaya menjelaskan, terkait dengan pembangunan, pihak sekolah sangat berharap pembangunan renovasi ruang kelas segera rampung, pasalnya, melihat kondisi belajar mengajar di bawah tenda sudah jelas tidak nyaman.

“Dan kalau untuk pembangunan sekolah sudah bagus, tetapi harus punya target secepatnya. Kami miris melihat siswa belajar dibawah tenda, dan ada pula yang belajar sampai diungsikan di rumah warga, bahkan sampai ditampung di gedung PAUD yang bersebelahan dengan sekolah.” Pungkas Hudri di tempat tugasnya.(db/Hengkir).

Advertisement
Comments

Berita

Pembangunan Gedung Sekolah SDN 03 Tahap Kedua Di Geber.

Published

on

Gedung sekolah SDN 03 Kampung Sawah Tahap Kedua, mulai rampung di kerjakan

deblitznews|Rumpin

Pembangunan gedung SDN 03 kampung Sawah, Rumpin, tahap kedua mulai dilaksanakan dengan anggaran sekitar Rp.499 juta melalui APBD, dengan menambah sarana gedung dua lantai dan empat ruang belajar.

Pihak sekolah merasa senang dengan kelancaran pembangunan tahap kedua tanpa ada hambatan, pasalnya kondisi sudah memasuki musim penghujan.

“Alhamdulillah proses pembangunan tahap ke dua sudah 60 persen dalam waktu dua bulan,”ujar Mad Enoh pada Sabtu (24/11) yang di percaya pihak sekolah sebagai pengawas pembangunan.

Mad Enoh menambahkan, terkait dengan bahan material yang di gunakan semua sesuai dengan spek yang ditentukan sehingga bangunan terlihat kokoh, dan kekar. Bahan material yang dipergunakan pun sesuai dengan standar kekuatannya.

Disamping itu, kepala sekolah SDN 03 Kampung Sawah, Nanay Herminaty, menambahkan, untuk pembangunan di perkirakan selesai 22 Desember 2018.

“pembangunan tahap kedua target tanggal 22 Desember 2018 sudah rampung (finishing), secara otomatis kegiatan belajar mengajar mengalami gangguan, hanya ada beberapa kelas yang melakukan shift belajar, dengan pola saling bergiliran waktunya,”bebernya kepada deblitznews.com.(db/henkir)

Continue Reading

Berita

DPUPR Depok, Sebanyak 93 Pembangunan Bakal Rampung Di Akhir Tahun

Published

on

walikota Depok M Idris bersama Kepala Dinas PUPR kita Depok, Tinjau lokasi Longsor (istimewa)

deblitznews|Depok.

Jelang akhir tahun, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok akan menyelesaikan beberapa kegiatan pembangunan. Seperti pembuatan drainase, peningkatan jalan berupa beton dan hotmik serta pembangunan jembatan.

“Tepatnya akhir November ini akan ada 35 pembangunan yang berada di bawah DPUPR Kota Depok. Kegiatan ini akan dilakukan, mengingat nama pemenang lelang baru selesai proses dan baru diumumkan Badan Layanan Pengadaan (BLP),” ujar Kepala DPUPR Kota Depok, Manto, di ruang kerjanya, Rabu (21/11/18).

Dikatakannya, ke-35 pekerjaan tersebut berhasil lolos lelang dari total 36 pekerjaan tahap I yang diajukan. Untuk tahap II ada sebanyak 57 kegiatan yang saat ini masih berproses.

“Satu pekerjaan gagal lelang di tahap satu, karena faktor tidak terpenuhinya persyaratan yang diajukan. Untuk tahap dua, masih diproses secara bertahap. Jadi total kegiatan yang harus dikerjakan adalah 93 kegiatan,” jelasnya.
Manto menyebut, untuk lamanya waktu pekerjaan bervariasi, antara satu hingga dua bulan. Untuk nilai pekerjaan juga beragam.

“Lama pekerjaan bervariasi. Sebagian sudah ada yang dikerjakan awal bulan ini, sebagian baru akan dikerjakan. Yang jelas sebelum akhir tahun, seluruh pekerjaan harus rampung. Kami akan terus lakukan monitoring,” ucapnya.
Adapun beberapa pekerjaan yang telah dan akan dilakukan antara lain, peningkatan Jalan Anggrek Kecamatan Cinere, peningkatan Jalan Rajawali Kecamatan Limo, peningkatan Jalan Dahlia, Jalan Puring dan pelebaran Jalan Salak Kecamatan Pancoran Mas serta peningkatan Jalan Gas Alam Kecamatan Tapos.

Untuk pembangunan jembatan, Jembatan Penghubung Cipayung Jaya RW 06 Pondok Terong, pembangunan Jembatan RW 04 RW 05 Jalan Pertanian Kecamatan Sukmajaya, pembangunan Jembatan Pitara Kecamatan Pancoran Mas dan lain-lain.(nez)

 

Continue Reading

Berita

Senang, Jalan Tembus kelurahan Curug, Kelurahan Bojongsari Rampung Di Betonisasi.

Published

on

Jamari ketua RT 02 menunjukan lokasi jalan Lestari III yang sudah rampung di betonisasi, pada Kamis (22/11)

deblitznews|Curug

Ketua RT 02 Jamari yang di dampingi tokoh masyarakat meninjau langsung lokasi jalan Lestari III yang berada di RW 06 kelurahan Curug, kecamatan Bojongsari, Depok.

Jalan tembus penghubung dua kelurahan tersebut, dengan panjang 520 Meter dan lebar 4 meter yang menghabiskan anggaran APBD kota Depok sebesar Rp. 295 juta, melalui hasil Musrenbang tahun 2017, dan aspirasi Dewan.

“Sebelumnya, jalan tersebut penuh dengan lubang dan krikil akibat pengerasan yang dibantu oleh perumahan yang ada di wilayah tersebut, Alhamdulillah saat ini masyarakat dapat menikmati jalan tembus yang cepat, tadinya kebanyakan pengguna jalan menggunakan jalan perumahan komplek Puri bali,”jelas ketua RT Jamari saat menunjukan jalan yang baru rampung di betonisasi, pada Kamis (22/11).

Untuk itu Jamari berpesan kepada masyarakat agar bisa menjaga jalan yang sudah bagus, agar jalan penghubung tersebut dapat terus di lalui oleh masyarakat.

“saya selaku ketua lingkungan mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah yang telah mempercepat pembangunan jalan tembus ini, pasalnya jalan tembus kelurahan Bojongsari dan Curug sudah di nanti cukup lama oleh masyarakat,”ujarnya.(nez).

Continue Reading

Berita Terpopuler