Connect with us

Peristiwa

Gunung Munara, Situs Gunung Yang Mengandung Banyak Sejarah

Published

on

Puncak Gunung Munara, Batu Belah (foto,sumber)

deblitznews|Rumpin

Gunung Munara, yang berada di wilayah kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, banyak menyimpan sejarah baik jaman kerajaan atau era presiden pertama Ir Soekarno dengan ketinggian 1119 mdpl.

Selain mengandung sejarah yang sangat menarik, Gunung Munara kerap juga menjadi sasaran bagi pencinta alam untuk melakukan pendakian hanya sekedar melepas kangen disaat gunung-gunung kawasan taman nasional tertutup untuk pendakian karena faktor cuaca, dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, Depok dan Bogor.

Ricky Roy (28) salah satu petugas pengawas Situs Gunung Menara menjelaskan saat deblitznews.com menyambangi kawasan tersebut pada Sabtu (8/9) mengenai sejarah singkat situs GM.

Menurutnya, keistimewaan Gunung Munara (GM) adalah banyaknya cerita sejarah didalamnya , baik  sejarah religius dan tempat pertapaan  presiden pertama RI. selain pengunjung yang hanya ingin menikmati panorama indahnya gunung Munara banyak pula pengunjung yang datang hanya untuk berziarah.

Ada beberapa situs yang menjadi magnet tersendiri bagi yang hadir ke gunung Munara diantaranya adalah ada Kolam Taman Belek Terletak dekat pos kedua.

Gadogan Kuda, Kandang kuda yang unik terdiri dari dinding batu dan atap batu. Dgn sisi batu yang licin bekas gesekan kuda.

Sumur Cirebon atau Sumur Barungan,Terletak diatas sebuah batu dengan pertemuan dua mata air sumur.

Taman Putri, Sebuah kolam yang terdapat di atas batu besar menjulang dengan dataran di tengahnya.

Situs Belah, Situs paling istimewa, karena batu ini terbelah dua dan sangat digemari para muda-mudi untuk duduk di atasnya sambil menikmati panorama indahnya dari atas pegunungan.

Taman kewedukan, Sebuah kolam untukmandi dan mempertahankan keutuhan pribadi atau jabatan.

Tapak Kabayan atau Prasasti Syeh maulana Hasanudin, Konon sebelah tapaknya berada di wilayah Banten.

Goa Tawasul Patilasan, Sebuah goa untuk perenungan atau bagi yang punya hajat.

Tapak 7 tongkat, Taman Jodoh, Konon sering digunakan mandi jika ingin cepat mendapatkan jodoh.

Goa Petapaan Soekarno, Goa tempat pertapaan presiden pertama Ir. Soekarno yang sebelumnya goa itu bernama goa suci.

Batu Qur’an, Batu berbentuk rekal tempat membaca  Al qur’an.

Batu azan atau batu menara, Batu mirip menara menjulang tinggi, Jika ada pengunjung yang berhasil naik ke puncaknya segera melakukan azan.

Taman Tikoro, Air yang digunakan untuk kemerduan mengaji dan Batu Bintang, Tempat memandang sampai batas cakrawala.

“saya sangat berharap kepada kepala Desa atau pemerintah kabupaten Bogor, untuk lebih memperhatikan jembatan, pasalnya, jembatan yang ada saat ini hanya terbuat oleh bambu, tak sering juga rusak akibat terbawa arus air ketika hujan lebat,”harap Ricky selaku pengelola situs GM.

Lebih lanjut dikatakannya, semoga pihak Desa dapat membuat jembatan yang lebih permanen, sebelumnya pemda Bogor dan dinas pariwisata telah memantau langsung ke lokasi jembatan, namun sampai (tahun 2018 -red) belum ada realisasi dari pihak Pemda Bogor.

Dengan tarif yang sangat terjangkau apabila ingin mengunjungi situs Gunung Menara cukup mengeluarkan biaya Rp. 15000 per orang, di tambah dengan harga parkir motor Rp.5000, mobil 10000.

Ricky Roy selaku pengelola berpesan kepada pengunjung untuk menjaga sikap saat berada di kawasan Gunung Munara, jaga ucapan dan perbuatan asusila. Bersihkan hati terlebih dahulu jika ingi mendaki gunung Munara Hal itu dimaksudkan untuk keselamatan bersama.(db/Henkir)

Advertisement
Comments

Peristiwa

Jalan Garuda Dua di Tutup Warga, Jalan dan tembok Rumah Rusak Akibat Proyek Perumahan

Warga RW 07 kelurahan Pasir Putih, Sawangan Depok Menolak Keras Akses Jalan Garuda II Di Lintasi proyek Perumahan Danu Jaya Dua Residence.

Published

on

deblitznews.com|Pasir Putih.

Warga RT 01 dan RT 02 RW 07 pasir putih, kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok menolak keras kepada pengembang perumahan Danu Jaya Dua Residence dengan pemasangan sepanduk untuk melintas Jalan Garuda Dua.

Penolakan warga terhadap pengembang, untuk melintas di jalan tersebut karena akses menuju perumahan sangat lah sempit, dan mengganggu aktifitas warga sekitar, berdasarkan pantauan awak media di lokasi jalan tersebut, memang di temukan banyak tembok pagar warga dan pos siskamling rusak akibat tersenggol kendaraan proyek.

Hal demikian juga di sampaikan ketua RW Muchtar Midin, penutupan jalan sudah hasil kesepakatan warga yang di lintasi perumahan tersebut, sementara jalan yang ada saat ini hanya 2 meter, dan sudah di betonisasi oleh pemerintah Depok. 

“Jalan Garuda dua sangat sempit, hanya dua meter lebarnya, bagaimana kalau penghuni mempunyai kendaraan semua, mobil atau Motor, bisa kacau jalan ini,” Jelas Midin yang biasa di panggil RW Bagol kepada deblitznews.com pada Sabtu (16/3).

Meski demikian, adanya penolakan penutupan jalan dengan  pemasangan spanduk penolakan keras dan  penutupan jalan, warga setempat sepakat untuk adanya pelebaran jalan, dengan tujuan tidak terjadi kepadatan lalu lintas dan bisa di lalui dua kendaraan (cruise).

Warga mengklaim, proyek pembangunan kawasan perumahan itu nantinya akan membawa dampak buruk bagi warga. Tidak hanya jalan dan rumah yang rusak, keselamatan anak-anak di kawasan ini pun menjadi terancam akibat hilir mudik truk pengangkut matrial, saat ini.(nez)

Continue Reading

Peristiwa

Warga Bedahan Tertimpa Runtuhan Rumah Saat Mandi.

Published

on

deblitznews.com|Bedahan.

Rumah di wilayah kelurahan Bedahan roboh hingga menimpah pemiliknya, warga RT 01/04 Bedahan, Depok, Arsali tertimpah runtuhan rumah bagian dapurnya saat berada di kamar mandi. Kejadian sekitar pukul 06:30 WIB saat sedang di kamar mandi, kondisi korban saat ini mengalami luka-luka akibat tertimpah reruntuhan rumah bagian belakang.

“Kami selaku ketua lingkungan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kelurahan dan LPM setempat, dengan tujuan korban bisa di tangani secara cepat,”jelas RT Baiqi kepada deblitznews.com pada Kamis (7/3).

Dikatakannya, korban tertimpah saat sedang mandi, karena dengan kondisi kesehatan mengalami stroke aga kesulitan untuk menghindar, reruntuhan rumah bagian dapurnya.
“Kondisi korban memang sedang sakit stroke, jadi kesulitan untuk menghindar,”jelas Baiqi.

Di tambahkannya, dengan kondisi seperti ini berharap kepada dinas atau pemerintah setempat untuk segera tanggap terhadap bencana yang di alami keluarga Arsali.(nez)

Continue Reading

Peristiwa

Mobil Truck Pengangkut Bata Terguling Ditanjakan Kekupu

Published

on

deblitznews|Pasir Putih.

Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Masjid Al-Barkah kampung Kekupu RW 08 kelurahan Pasir Putih, pada Sabtu (23/2) sebuah mobil truk pengangkut bata hebel yang terguling akibat tidak sanggup menanjak, mobil dengan nopol B 3576 QA sekitar pukul 5:30 WIB.

Kecelakaan lantaran mobil tidak sanggup menanjak akibat beban barang yang terlalu banyak, sehingga saat mengalami mundur, kondisi rem tidak bekerja dengan baik, hingga pengemudi yang bernama Itan Harul (25 Thun) dan di temani satu kenek yang bernama Revi (23 tahun) harus membanting stir untuk menghindari mobil yang persis berada di belakangnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Namun, kecelakaan mengakibatkan lalu lintas di Jalan masjid Al Barkah macet total. Karena mobil yang memiliki berat 30 ton ini belum dapat dievakuasi dan muatan berupa bata hebel sebanyak 12 kubik.

“Sementara saya masih menunggu bos saya yang sedang menuju lokasi, untuk melihat kondisi sebenarnya, dan akan melakukan evakuasi untuk menghindari kemacetan yang berkepanjangan,”ujar Itan Pengemudi Truck yang terguling.

Dikatakannya, pengiriman barang yang di datangkan dari wilayah Tangerang ini akan di kirim ke toko material Rendy Jaya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Di tempat terpisah ketua RW 08 Asmat Butun sangat berharap kepada pemilik mobil untuk segera melakukan evakuasi mobil yang terguling, pasalnya jalan tersebut di setiap akhir pekan selalu ramai, jika sampai siang di khawatirkan akan menambah kemacetan yang parah.

“segera di angkat dan evakuasi, jalan ini cukup rame kalau siang hari karena banyak mobil wisata yang akan melintas,”ujar RW Butun.(nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler