Connect with us

Hukum & Kriminal

Petugas PN Depok Tinjau Langsung Lahan Yang Di Gugat PT.HCAP

Published

on

BATAS: Pihak penggugat PT Haikal Cipta Abadi Perkasa menunjukkan batas tanah kepada hakim PN Depok, Selasa (4/9).

deblitznews.com|Sawangan

Setelah puluhan tahun bersengketa tanah seluas 63,190 meter persegi antara pemilik PT. Bumi Kedaung Lestari. Petugas Pengadilan Negeri Depok meninjau lahan yang digugat PT Haikal Cipta Abadi Perkasa (HCAP) gugat perdata di RT 004/08, Kelurahan Kedaung, Sawangan.

Gugatan perdata diajukan Supari, selaku Direktur PT HCAP ke PN Depok, dengan register perkara 284/PDT 6/2017. Atas gugatan tersebut PN Depok melakukan sidang lapangan pada Selasa (4/9).

Supari kepada wartawan mengatakan, pengajuan gugatan perdata terdaftar di PN Depok, dari gugatan tersebut dilakukan sidang lapangan oleh PN Depok. “Jadi, hari ini sidang lapangan oleh PN Depok,” tandasnya usai menghadiri sidang lapangan.

Gugatan perdata tersebut, diungkapkannya, terkait dengan tanah Ida Farida, dari PT Bumi Kedaung Lestari yang dipersoalkan, karena tidak sesuai data yang ada, namun diterbitkan sertifikat oleh BPN.

Padahal, lanjut dia, tanahnya seluas 6,3 hektar lebih atau seluas 63.190 meter persegi dibebaskan dari 2013, beli dari Mabes TNI Senum dan pembebasannya dilakukan pada 1996, kemudian dialihkan ke perusahaan HCAP. Dengan gugatan ini diharapkan bisa diterima dan dikembalikan hak-hak kepemilikan atas tanah tersebut.

Dalam sidang lapangan, pihak penggugat menunjukkan batas-batas tanah di hadapan hakim PN Depok.  Sidang tersebut dihadiri Lurah Kedaung, Wahidin, serta masyarakat ahli waris yang menyaksikan sidang ditempat.

Ditempat yang sama, Wahidin selaku lurah Kedaung saat dikonfirmasi menjelaskan, di atas tanah yang saat ini digelar sidang di tempat oleh PN Depok sudah diterbitkan sertifikat pada 2014 atas nama PT Bumi Kedaung Lestari, cq Ida Farida. Adapun dasar permohonan Ida menggugat sertifikat yang ada dikabulkan dalam sidang TUN Bandung pada 2010, kemudian TUN Jakarta pada 2011, sampai ke MA pada 2012.

“Sekarang ini gugatan perdata dilakukan PT Haikal Cipta Abadi Perkasa. Semua proses secara hukum,” ujarnya.(db/nez)

 

 

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

KDRT Di Depok Beraksi Di Depan Anaknya

Published

on

Gambar Ilustrasi.

deblitznews|Cilodong

NM (24), warga Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok masih dirundung takut usai menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) disertai ancaman pembunuhan oleh suaminya.

Ironisnya, kekerasan dan ancaman pembunuhan yang dilakukan Prima Adi (32) sempat dilakukan di hadapan anaknya yang masih berusia tiga tahun.

Tepatnya di lantai dua Oka Biliard dekat ITC Depok tempat pelaku melakukan kekerasan, menelanjangi, dan memvideokan NM.

“Dia sampai puluhan kali mukulin dan nendangin saya. Kejadiannya kemarin di rumah teman, jalan sama di Oka Biliard. Di Oka Biliard itu saya dihajar dan ditelanjangi di depan anak perempuan saya,” kata NM di kediamannya, Cilodong, Depok, Selasa (24/7/2018).

Di hadapan anaknya yang menangis, seluruh aksi kekerasan yang dilakukan Prima mengancam akan menyebarkan video itu.

Puas melakukan aksinya hingga menyebabkan sekujur tubuhnya terluka dan berdarah Prima meninggalkan NM begitu saja.

Namun sebelum meninggalkan perempuan yang sudah tiga tahun dinikahinya itu Prima mencukur rambut hingga hampir plontos.

“Dia nanya ke saya, mau dipukulin terus atau rambut saya dipotong. Karena posisi saya sudah luka dan berdarah ya saya terpaksa minta rambut saya dipotong,” ujarnya.

Dalam kondisi mengenaskan, seorang teman pelaku mengantarkan ibu satu anak itu pulang ke rumahnya.

Ia membersihkan luka di tubuh dan wajahnya lalu bergegas melaporkan kasusnya ke Unit PPA Polresta Depok.

“Teman-temannya sempat menegur suami saya, tapi mereka juga mengira kalau saya ini selingkuh jadi enggak terlalu membela. Pas ditinggal di lantai atas itu saya diantar pulang sama temannya. Habis itu baru melapor ke polisi,” tuturnya.

Usai membuat laporan yang tercatat STPLP/1934/K/VII/2018/PMJ Resta Depok NM menjalani visum di Rumah Sakit Harapan Bunda.

Hasilnya, perempuan yang berdagang minuman ringan itu dinyatakan mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya.

“Dia enggak pulang ke rumah sampai sekarang, saya enggak tahu dia pergi ke mana. Memang biasanya dia jarang pulang juga sih. Semoga dia cepat ditangkap polisi, ini saya juga mau minta cerai,” lanjut NA.

Beberapa saat sebelumnya NA juga sempat dibawa Oka Biliard dan mendapat perlakuan serupa.

Namun karena ditegur temannya, sesaat Prima berhenti melakukan aksinya dan memaksa NM berjalan kaki hingga rumahnya.

Setelah sekira tiga kilometer berjalan, tepatnya di Jembatan Panus NM merobek baju yang dikenakan korban.

Meski sudah meminta tolong dengan nada meringis tidak ada satupun pengendara yang menolongnya.

Merasa di atas angin, Prima yang menendangi korban dari atas motornya kala NM berjalan mengancam akan membunuh korban.

“Saya disuruh telanjang, kalau enggak mau saya bakal dilempar dari atas jembatan Panus. Dia juga ancam akan nusuk kepala saya pakai kunci motornya. Karena saya tetap enggak mau dia merobek baju saya,” lanjutnya.

Menurut NM, tindakan yang dilakukan Prima dipicu saat mendapati istrinya berada di rumah seorang pria.

Namun bukan kali ini saja NM menjadi korban KDRT pria yang bekerja serabutan dan hampir tidak pernah pulang ke rumah.(db/Adi)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Waspada: Mobil Jenis Pick Up Hilang Di Curi Maling

Published

on

deblitznews|Pasir Putih

Mobil Mitsubishi Pick-Up dengan Nomor Polisi R 1713 UP hilang di curi pada, Sabtu (30/6) pagi di garasi rumah sekitar pukul 3:30 wib. Pelaku beraksi saat pemilik sedang tertidur lelap.

Lokasi kejadian berada dijalan Mawar RT 01/04 kelurahan Pasir Putih Sawangan, Depok. Pemilik menyadari kalau mobilnya yang diparkir dengan mobil bis sedang sudah tidak ada sekitar pukul 6:00 Wib.

Tidak terima mobilnya dicuri, pemilik mobil, Sunarman melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sawangan,“Ya benar, mobil jenis pick up yang di curi, padahal disebelahnya ada mobil bis ukuran kecil yang menghalangi,” jelas Sunarman saat dikonfirmasi deblitznews.com.

Lebih lanjut, Sunarman menjelaskan, mobil yang hilang belum lama sampai dari Jawa, dan biasanya ada orang dilokasi untuk berjaga-jaga, karena garasi mobil untuk parkir belum ada pagarnya.

Selanjutnya, dari hasil laporan pemilik, pihak kepolisian sektor sawangan meninjau lokasi untuk olah TKP yang didampingi oleh Aiptu Sutarno dan ketua RT 01 Marhatip Be untuk memberikan keterangan kronologi kehilangan.

Aiptu Sutarno menduga pelaku sudah mengincar keberadaan mobil korban. Begitu ada kesempatan, pelaku langsung beraksi. “dimana ada peluang di situ ada kesempatan,”jelas Sutarno saat berada di lokasi Pemeriksaan.

Untuk sementara pihak kepolisian akan memanggil pihak saksi untuk membuat keterangan.

Aiptu Sutarno selaku Bhabinkamtibmas kelurahan Pasir Putih menghimbau kepada masyarakat, khususnya di RT 01/04 harus lebih waspada terhadap lingkungan dan warga kembali giatkan untuk meronda.

“memang perlu di ingatkan kembali kepada masyarakat, biasanya setelahhari raya idul Fitri masyarakat masih enggan untuk melakukan ronda siskamling,”paparnya.

Namun, lanjut Sutarno, kewaspadaan terhadap lingkungan sangat penting, apa lagi setelah mudik biasanya banyak pendatang yang belum diketahui, untuk itu, kewajiban ketua lingkungan untuk segera mendata warganya, baik yang barada di rumah pribadi atau kontrakan.

“1×24 jam tamu wajib lapor, apakah ada sodara yang nginep, atau penghuni kontrakan harus di ketahui identitasnya yang jelas, apalgi menjelang lebaran idul adha sering terjadi pencurian mobil dan kambing ,ingat waspada kejahatan selalu mengintai anda, untuk itu warga harus giat ronda jangan lupa gandakan kunci,”imbuh Aiptu Sutarno.(db/hyu)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Kesal: Jl. Masuk Kantor Camat Limo Di Pagar Beton

Published

on

Mobil dinas kecamatan yang tidak bisa masuk ke kantor kecamatan, akibat penutupan jalan .

deblitznews|Limo

Berawal dari aksi protes atas dugaan penyerobotan lahan oleh Pemerintah Kota Depok terhadap tanah yang di klaim milik warga yang bernama Suganda, dirinya memagar akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok pada selasa (10/04/2018) lalu. Penutupan jalan dengan pemagaran jalan di sekitar 35 meter dari gerbang Kantor Kecamatan Limo menerima banyak keluhan dari Pegawai Kecamatan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

(lebih…)

Continue Reading

Berita Terpopuler