Connect with us

Berita

Kelurahan Pondok Petir Gelar Lomba Administrasi, Dalam Rangka HUT RI ke 73

Published

on

deblitznews|Pontir.

Peringatan HUT RI ke 73 Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Depok melaksanakan kegiatan yang sangat positif dengan menggelar kegiatan lomba administrasi dan Kebersihan, Keindahan dan ketertiban (K3) untuk tingkat RW.

Seperti yang disampaikan Anwar Nasihin selaku lurah pondok petir, selain perlombaan yang dilaksanakan warga pada umumnya, pihak kelurahan juga mengajak kepada pengurus lingkungan untuk mengikuti perlombaan administrasi dan K3 untuk peringatan HUT RI ke 73.

“sangat berharap kepada masyarakat dengan adanya perlombaan administrasi dan k3 kelurahan pondok petir semakin tertib administrasi dan kebersihan lingkungan yang lebih baik,”harapnya, pada Selasa (21/8).

Berbagai kategori penilaian yang menjadi perioritas seperti, kesekretariatan, bidang pemerintahan, ekonomi pembangunan, kependudukan dan inovasi RW serta program layak anak.

Sementara yang mendapatkan juara tertib administrasi, untuk juara pertama di menangkan oleh RW 09, Juara kedua RW 14 dan Juara ketiga RW 06.

Sedangkan untuk  K-3 di menangkan oleh RW 10 untuk juara pertama, RW 15 juara kedua dan RW 12 juara ketiga, pembagian hadiah pemenang di berikan saat apel bersama yang dilaksanakan pada puncak peringatan HUT RI ke 73.

“semoga kepada RW yang telah mendapatkan kejuaraan dalam rangka HUT RI 73 dapat terus meningkatkan dan mengembangkan agar kelurahan pondok petir terus bersih, sehat dan nyaman serta  tertib administrasi, memudahkan dalammembutuhkan data, dan menjaga k-3,” harapnya.(di)

Advertisement
Comments

Berita

Warga Bincarung Rumpin, Senang Jalannya Di Betonisasi

Published

on

E. Majudin selaku Sekdes Kp. Sawah

deblitznews|Rumpin

Pengecoran Jl. Desa yang berada di Kp. Bincarung Desa kampung Sawah, Rumpin, Bogor, dengan panjang 800 meter lebar 2,5 meter dengan ketebalan mencapai 12 cm, mulai dikerjakan pada tanggal (2/9/2018) menggunakan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp.416 juta.

Pengecoran jalan sepanjang 800 meter dikerjakan dengan cara manual, pasalnya jalan tersebut tidak bisa di akses oleh mobil besar (molen).

Sementara E. Majudin selaku Sekdes Kp. Sawah mengatakan, pengecoran yang dilakukan di jalan Bincarung menggunakan tenaga warga setempat, dengan menggunakan molen manual.

“semua pekerja berasal dari warga setempat, bertujuan agar sumber daya manusia di sini dapat dimanfaatkan, tanpa harus menggunakan tenaga ahli dari luar, pasalnya mobil besar tidak  bisa masuk”jelas Sekdes kepada deblitznews.com saat berada di ruang kerjanya pada, Senin (17/9).

Secara terpisah, Herman selaku ketua Rw 07 menjelaskan, untuk pengecoran jalan ada dua pekerjaan,  namun, masih di wilayah RW 07, Jalan Desa dan Jalan Muncang sedangkan untuk jalan Muncang panjangnya 300 meter lebar 3 meter, menggunakan anggaran sekitar Rp.150 juta.

“Alhamdulillah sudah ada realisasinya untuk pengecoran jalan, baik di jalan Desa atau jalan Muncang, yang masing masing pengecoran dengan harga yang berbeda,  memang sebelumnya kami sudah mengajukan agar jalan bisa segera di betonisasi”jelas Herman. (db/henkir)

Continue Reading

Peristiwa

Gunung Munara, Situs Gunung Yang Mengandung Banyak Sejarah

Published

on

Puncak Gunung Munara, Batu Belah (foto,sumber)

deblitznews|Rumpin

Gunung Munara, yang berada di wilayah kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, banyak menyimpan sejarah baik jaman kerajaan atau era presiden pertama Ir Soekarno dengan ketinggian 1119 mdpl.

Selain mengandung sejarah yang sangat menarik, Gunung Munara kerap juga menjadi sasaran bagi pencinta alam untuk melakukan pendakian hanya sekedar melepas kangen disaat gunung-gunung kawasan taman nasional tertutup untuk pendakian karena faktor cuaca, dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, Depok dan Bogor.

Ricky Roy (28) salah satu petugas pengawas Situs Gunung Menara menjelaskan saat deblitznews.com menyambangi kawasan tersebut pada Sabtu (8/9) mengenai sejarah singkat situs GM.

Menurutnya, keistimewaan Gunung Munara (GM) adalah banyaknya cerita sejarah didalamnya , baik  sejarah religius dan tempat pertapaan  presiden pertama RI. selain pengunjung yang hanya ingin menikmati panorama indahnya gunung Munara banyak pula pengunjung yang datang hanya untuk berziarah.

Ada beberapa situs yang menjadi magnet tersendiri bagi yang hadir ke gunung Munara diantaranya adalah ada Kolam Taman Belek Terletak dekat pos kedua.

Gadogan Kuda, Kandang kuda yang unik terdiri dari dinding batu dan atap batu. Dgn sisi batu yang licin bekas gesekan kuda.

Sumur Cirebon atau Sumur Barungan,Terletak diatas sebuah batu dengan pertemuan dua mata air sumur.

Taman Putri, Sebuah kolam yang terdapat di atas batu besar menjulang dengan dataran di tengahnya.

Situs Belah, Situs paling istimewa, karena batu ini terbelah dua dan sangat digemari para muda-mudi untuk duduk di atasnya sambil menikmati panorama indahnya dari atas pegunungan.

Taman kewedukan, Sebuah kolam untukmandi dan mempertahankan keutuhan pribadi atau jabatan.

Tapak Kabayan atau Prasasti Syeh maulana Hasanudin, Konon sebelah tapaknya berada di wilayah Banten.

Goa Tawasul Patilasan, Sebuah goa untuk perenungan atau bagi yang punya hajat.

Tapak 7 tongkat, Taman Jodoh, Konon sering digunakan mandi jika ingin cepat mendapatkan jodoh.

Goa Petapaan Soekarno, Goa tempat pertapaan presiden pertama Ir. Soekarno yang sebelumnya goa itu bernama goa suci.

Batu Qur’an, Batu berbentuk rekal tempat membaca  Al qur’an.

Batu azan atau batu menara, Batu mirip menara menjulang tinggi, Jika ada pengunjung yang berhasil naik ke puncaknya segera melakukan azan.

Taman Tikoro, Air yang digunakan untuk kemerduan mengaji dan Batu Bintang, Tempat memandang sampai batas cakrawala.

“saya sangat berharap kepada kepala Desa atau pemerintah kabupaten Bogor, untuk lebih memperhatikan jembatan, pasalnya, jembatan yang ada saat ini hanya terbuat oleh bambu, tak sering juga rusak akibat terbawa arus air ketika hujan lebat,”harap Ricky selaku pengelola situs GM.

Lebih lanjut dikatakannya, semoga pihak Desa dapat membuat jembatan yang lebih permanen, sebelumnya pemda Bogor dan dinas pariwisata telah memantau langsung ke lokasi jembatan, namun sampai (tahun 2018 -red) belum ada realisasi dari pihak Pemda Bogor.

Dengan tarif yang sangat terjangkau apabila ingin mengunjungi situs Gunung Menara cukup mengeluarkan biaya Rp. 15000 per orang, di tambah dengan harga parkir motor Rp.5000, mobil 10000.

Ricky Roy selaku pengelola berpesan kepada pengunjung untuk menjaga sikap saat berada di kawasan Gunung Munara, jaga ucapan dan perbuatan asusila. Bersihkan hati terlebih dahulu jika ingi mendaki gunung Munara Hal itu dimaksudkan untuk keselamatan bersama.(db/Henkir)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Petugas PN Depok Tinjau Langsung Lahan Yang Di Gugat PT.HCAP

Published

on

BATAS: Pihak penggugat PT Haikal Cipta Abadi Perkasa menunjukkan batas tanah kepada hakim PN Depok, Selasa (4/9).

deblitznews.com|Sawangan

Setelah puluhan tahun bersengketa tanah seluas 63,190 meter persegi antara pemilik PT. Bumi Kedaung Lestari. Petugas Pengadilan Negeri Depok meninjau lahan yang digugat PT Haikal Cipta Abadi Perkasa (HCAP) gugat perdata di RT 004/08, Kelurahan Kedaung, Sawangan.

Gugatan perdata diajukan Supari, selaku Direktur PT HCAP ke PN Depok, dengan register perkara 284/PDT 6/2017. Atas gugatan tersebut PN Depok melakukan sidang lapangan pada Selasa (4/9).

Supari kepada wartawan mengatakan, pengajuan gugatan perdata terdaftar di PN Depok, dari gugatan tersebut dilakukan sidang lapangan oleh PN Depok. “Jadi, hari ini sidang lapangan oleh PN Depok,” tandasnya usai menghadiri sidang lapangan.

Gugatan perdata tersebut, diungkapkannya, terkait dengan tanah Ida Farida, dari PT Bumi Kedaung Lestari yang dipersoalkan, karena tidak sesuai data yang ada, namun diterbitkan sertifikat oleh BPN.

Padahal, lanjut dia, tanahnya seluas 6,3 hektar lebih atau seluas 63.190 meter persegi dibebaskan dari 2013, beli dari Mabes TNI Senum dan pembebasannya dilakukan pada 1996, kemudian dialihkan ke perusahaan HCAP. Dengan gugatan ini diharapkan bisa diterima dan dikembalikan hak-hak kepemilikan atas tanah tersebut.

Dalam sidang lapangan, pihak penggugat menunjukkan batas-batas tanah di hadapan hakim PN Depok.  Sidang tersebut dihadiri Lurah Kedaung, Wahidin, serta masyarakat ahli waris yang menyaksikan sidang ditempat.

Ditempat yang sama, Wahidin selaku lurah Kedaung saat dikonfirmasi menjelaskan, di atas tanah yang saat ini digelar sidang di tempat oleh PN Depok sudah diterbitkan sertifikat pada 2014 atas nama PT Bumi Kedaung Lestari, cq Ida Farida. Adapun dasar permohonan Ida menggugat sertifikat yang ada dikabulkan dalam sidang TUN Bandung pada 2010, kemudian TUN Jakarta pada 2011, sampai ke MA pada 2012.

“Sekarang ini gugatan perdata dilakukan PT Haikal Cipta Abadi Perkasa. Semua proses secara hukum,” ujarnya.(db/nez)

 

 

Continue Reading

Berita Terpopuler