Connect with us

Fokus

Pemkot Depok Bantu Siswa Miskin Sekolah Gratis di Swasta

Published

on

deblitznews|Depok.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan membantu membiayai siswa miskin untuk mendapat pendidikan di sekolah swasta melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Sebab, para siswa miskin yang tidak tertampung di sekolah negeri melampaui kuota penerimaannya. Seperti, pada semester I tahun ajaran 2018/2019, dana BOS APBD yang diberikan ke 160 SMP swasta akan dialokasikan untuk kebutuhan siswa miskin, sehingga mereka tidak dibebankan biaya atau gratis di sekolah swasta tersebut,” ujar Kepala Disdik Kota Depok, Thamrin di Balaikota.

Dia menjelaskan, bahwa untuk jumlah dana BOS APBD yang dialokasikan untuk siswa miskin di sekolah swasta sebesar Rp 3 juta per siswa setiap tahun. Dana tersebut akan ditransfer ke sekolah setiap semester sebesar Rp 1,5 juta.

“Jadi, untuk pencairannya menunggu APBD Perubahan Kota Depok. Kemudian, bagi sekolah swasta yang tidak menerima siswa miskin, maka sekolah tersebut tidak mendapatkan dana BOS APBD dan bantuan Kesejahteraam Rakyat (Kesra) untuk guru swasta,” jelas Thamrin.

Thamrin mengingatkan, bahwa dengan daya tampung dan jumlah sekolah negeri yang terbatas,  Disdik pun menentukan kuota penerimaan siswa miskin hanya sebesar 20 persen. Sedangkan, untuk jumlah sekolah negeri yang ada di Depok ada 272 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 26 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

“Artinya, ini bukan penolakan oleh sekolah negeri terhadap siswa miskin, tetapi karena daya tampung yang terbatas, sehingga kami membatasi penerimaan siswa miskin sebesar 20 persen di setiap sekolah negeri. Misalnya, daya tampungnya 300 siswa maka siswa miskin yang diterima hanya 60 siswa. Sementara yang mendaftar sekitar 200 siswa miskin di sekolah negeri,” imbuh mantan Sekertaris DPRD Depok itu.(db/chyu)

Advertisement
Comments

Fokus

Beli Durian Mahal Mampuh, Buang Kulitnya Maunya Gratis, Mikir

Published

on

Green Campbone, aksi bersih angkat sampah di kali Pesanggrahan..

deblitznews|Cinangka.

Sekumpulan anak muda yang tiada henti hentinya memberikan contoh kepada masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarangan, menegur tanpa harus berbuat untuk lingkungan bersih, sungai bersih, bantaran kali bersih sama saja mengukir di air.

Hal ini seperti yang di jelaskan koordinator konservasi Green Campbone Zendriansyah saat berada di kawasan Hutan Percontohan Green Campbone pada Minggu (2/12) sore, menurutnya teguran melalui spanduk stop membuang sampah sudah tidak berfungsi dan kurang efektif .

 

“banyak spanduk yang bertuliskan “Di larang membuang sampah di sini” namun malah sebaliknya spanduknya malah ilang, bahkan ada juga spanduk yang sengaja dengan kata kata kasar, ga ada tuh yang peduli dengan kata kata tersebut, “beli duren mahal sanggup, masa buat bayar sampahnya ogah, mikir,”ucapnya.

Untuk itu, disini (Green Campbone-red) bukan menegur tapi mengajak kepada manusia, bahwa kita butuh alam dan lingkungan sehat, karena alam adalah titipan untuk anak cucu.

Di tempat yang sama, Serda Diyantoro selaku Babinsa kelurahan Cinangka sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan pemuda pencinta lingkungan Green Campbone, dari aksi bersih mengangkat sampah dari kali, hingga menanam dan merawat pohon disetiap bantaran kali.

“saya cukup bangga dengan kegiatan yang dilakukan anak anak Green Campbone, dengan yel yel penyemangat #kerehore, setiap menjalankan aksinya, Sama seperti saat saya membantu untuk mengangkat sampah dari kali,”ucapnya.

Selain itu, kedatangan Babinsa Serda Diyantoro, sekaligus menginformasikan untuk aksi penanaman pohon oleh Koramil di wilayah Hutan Percontohan Green Campbone, yang akan di laksanakan pada Senin (3/12).(nez)

Continue Reading

Fokus

Masjid Yang Di Bangun Sejak 1998 Butuh Di Renovasi

Published

on

deblitznews|Rumpin

Masjid Al Ikhwan yang berada di wilayah RW 06 Kampung Candi Desa Kampung Sawah, Rumpin, Bogor, di bangun di atas lahan wakaf seluas 144 meter sejak tahun 1998 yang menelan biaya sebesar Rp 120 juta hasil sumbangan dari Negara Arab saat itu.

Selain sebagai tempat ibadah di komplek masjid juga dibangun yayasan Islam Ashabul Kahfi Madani. (Pendidikan-Sosial-Keagamaan) Namun Yayasan tersebut pindah ke daerah lain, dimana masjid tersebut tetap berdiri sebagai masjid Masyarakat. Meskipun papan nama yayasan masih berada didepan halaman masjid.

Sudah 20 tahun Masjid  Al Ikhwan di bangun sampai saat ini belum pernah mengalami perbaikan, sehingga banyak kondisi yang mengalami kerusakan parah.

Hal ini seperti yang di tuangkan H.Sohwani selaku ketua DKM menjelaskan,”Kami berharap mesjid Al Ikhwan, yang sangat dibutuhkan masyarakat sekitar untuk beribadah dapat dibangun kembali, Kondisinya sangat memprihatinkan, karena jamaah yang sholat sangat khawatir jika sewaktu- waktu ada bangunan yang rapuh runtuh.”pungkasnya kepada deblitznews.com saat menyambangi masjid Al Ikhwan, pada Kamis (8/11).

Selanjutnya, H. Sohwani berharap kepada pihak donatur atau pemerintah untuk segera merenovasi Masjid. Diperkirakan untuk merenovasi masjid akan menelan biaya Rp. 500 juta, selain merapihkan bangunan yang sudah mulai rapuh, pihak pengurus masjid juga ingin membangun tempat wudhu dan WC yang layak dan bersih.

“Mesjid Al Ikhlas adalah mesjid yang sangat strategis, karena berada di Jalan lintas pemda. Antara Cijambe Cigudeg sampai gunung Nyuncung Rumpin. Jadi banyak warga singgah setiap harinya buat salat. Demikian kerap pula dipakai pengajian ibu-ibu ” Kata H. Sohwani sambil menunjukkan keadaannya mesjidnya.(db/henkir)

Continue Reading

Fokus

PIC Jalin Kerjasama dengan CITO Laboratorium klinik Akan pecahkan Rekor pemeriksaan Kanker Payudara dan Serviks

Published

on

debltznews|Bogor

Meski terbilang cukup muda bagi sebuah komunitas, Pajero Indonesia Club (PIC) tidak bisa diremehkan dari sisi kekeluargaan di antara anggotanya. PIC terbentuk sejak tiga tahun yang lalu. Saat ini, member PIC berjumlah 700 orang dan tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

Berbagai kegiatan selalu di gelar Tak hanya berkomunitas, lanjutnya, banyak pula program-program PIC yang terselenggara di setiap turingnya.

“Kami juga memberikan santunan bagi anak yatim dan para janda di setiap wilayah. touring di Desa Tenjo, kami melaksanakan program baksos bagi anak yatim, janda, dan memberikan bantuan berupa perlatan sekolah, uang hingga perlengkapan memasak bagi para janda,” kata Presiden PIC Sidik Purnomo Agung pada wartawan di Resto Teras Dara jalan Ahmad Yani Kota Bogor (19/10).

Sidik mengatakan penyelenggaraan Kopdar bisnis dan sharing bersama Cito Laboratorium klinik merupakan kegiatan rutinitas tiga atau empat bulan sekali mengadakan pertemuan untuk saling mengisi berbagai informasi mengenai laboratorium kesehatan yang saling menguntungkan.

“Kerjasama kami dengan Cito laboratorium klinik ini akan mengadakan periksaan kanker serviks dan kanker payudara yang akan direncanakan tahun depan dengan peserta 2000 orang dalam sehari di 34 Propinsi se-Indonesia, ini akan memecahkan rekor muri yang sebelumnya sudah tercatat memecahkan relor dengan peserta 1000 orang”. Ujar Sidik.

Menurut Sidik Anggota yang merupakan pebisnis ini lebih mengedepankan kekeluargaan dan aksi kemasyarakatan. Hal utama yang harus menjadi target awal ialah kesenangan masyarakat terlebih dahulu.

Klub PIC diwajibkan untuk mempererat silaturahmi antarkeluarga, sehingga tidak ada kesenjangan. PIC mewajibkan para anggotanya untuk patuh tata tertib berlalu lintas serta mematuhi ADRT klub agar lebih terkontrol atau kondusif dalam berkomunitas.

“Keuntungan lain, ketika kita touring kita pasti punya keluarga baru dan disambut di berbagai wilayah,” pungkas Sidik.

Dalam acara kopdar tersebut, Sidik menuturkan selain pertemuan rutin juga di adakan pengukuhan Pengurus Badan Era Swadaya Terpadu (BEST PIC), hal ini merupakan salah satu Divisi PIC yang mengurusi bidang bisnis.

“Di PIC ini ada beberapa divisi misalnya yang bergerak di bidang sosial ya urusan bidang sosial, ada juga di bidang tuoring ya urusan tuoring sedangkan BEST PIC ini bergerak di bidang bisnis, jadi kami juga ada bisnisnya juga dan nantinya para anggota tidak selalu setiap ada event iuran”, tutur Sidik.

Sementara itu Satria salah satu Pemilik Resto Teras Dara, sangat mendukung dan memberikan suport yang baik aktifitas PIC dalam setiap kegiatan seperti kopdar bisnis yang di selenggarakan di tempatnya. “Selamat dan sukses atas di kukuhkannya BEST PIC, semoga kedepannya bisa saling bersinergi dengan kami di kopdar bisnis ini”, Ujar Satria. (Adi)

Continue Reading

Berita Terpopuler