Connect with us

Berita

PKM Unpam Mengenai Pendaftaran Tanah dan Sengketa Pertanahan.

Published

on

deblitznews|Bedahan

Universitas Pamulang, melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di aula kantor kelurahan Bedahan yang di laksanakan pada pada Selasa (17/7).

Kegiatan PKM yang mengangkat tema ” Penyuluhan prosedur pendaftaran tanah dan penyelesaian sengketa pertanahan”.

Peserta PKM terdiri dari seluruh lapisan masyarakat RT dan RW se- kelurahan Bedahan, sementara Dodi Iskandar selaku kasi Pemerintahan dan Trantib menjelaskan dalam sambutannya, mengucapkan banyak terimakasih kepada Universitas Pamulang dengan program PKM nya yang telah memilih kelurahan bedahan sebagai tempat untuk memberikan penjelasan mengenai prosedur pendaftaran tanah dan penyelesaian sengketa tanah kepada masyarakat kelurahan Bedahan.

“saya sangat mendukung dan mengucapkan banyak terimakasih kepada dosen Unpam yang telah memberikan wawasan dan pandangan terhadap at permasalahan pertanahan yang ada di wilayah kelurahan Bedahan,” jelasnya kepada deblitznews.com saat usai acara.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya kegiatan PKM semoga menambah wawasan masyarakat khususnya kepada pengurus RT dan RW,  terkait bagaimana mengatasi permasalahan-permasalahan tanah.

“dengan kegiatan ini minimal masyarakat bisa memahami apa yang di sampaikan narasumber, bahwa permasalahan sengketa tanah perlu di ketahui secara menyeluruh oleh masyarakat luas khususnya kelurahan Bedahan,”tambahnya.

Di samping itu, Hj. Sri Siti Munalar, SH selaku ketua tim harian satu, yang di dampingi Koordinator Dwi Kusumo mengatakan, PKM merupakan salah satu dari Tri Dharma perguruan tinggi dan sudah merupakan kewajiban bagi para dosen untuk melaksanakannya.

Melalui PKM diharapkan perguruan tinggi dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar. Guna memberikan pendampingan, penyuluhan, pelatihan, dan bentuk lainnya terkait implementasi pengetahuan.

“ini adalah kegiatan pertama di kelurahan Bedahan, selanjutnya di kelurahan Duren Mekar (Dumek) kecamatan Bojongsari, Depok,”jelasnya.(db/nez)

Advertisement
Comments

Berita

Silaturahmi Dan Tatap Muka Alumni SMP PGRI Angkatan 88.

Published

on

Mulyadi koordinator alumni memberikan cindera mata kepada Marzuki Yatim selaku guru PGRI Bedahan

deblitznews|Sawangan.

Menimbulkan kenangan selama 30 tahun yang lalu saat perpakaian SMP dan masih dalam kondisi remaja puluhan alumni SMP PGRI Bedahan, Depok tamatan 88 mengadakan reuni di Balai Tirta Jalan Muchtar raya Sawangan, Depok pada  Minggu (14/10).

Koordinator Acara Mulyadi mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk menjalin silaturahmi yang selama ini terputus dengan sesama alumni SMP PGRI.

“reuni ini merupakan ajang silaturahmi sesama alumni dimana sudah 30 tahun kita tidak berjumpa dan ini mengingatkan memori kita saat masih SMP dulu” ujar Mulyadi.

Jamhurobi memberikan paparan dan memberikan pandangan kepada semua alumni untuk bisa terus menjaga silaturahmi seperti ini, sekaligus memberikan arahan terkait pencalonan dirinya untuk maju sebagai anggota DPRD provinsi Jabar  dapil ,Depok dan Bekasi.

“dengan maju sebagai caleg DPRD  provinsi Jawa Barat, dari partai PKS no urut lima, bukan sekedar pencari kepentingan pribadi, namun lebih ingin mengabdi kepada masyarakat Depok dan bedahan khusunya,” beber Jamhurobi yang pernah mngajar di SMP PGRI bedahan saat itu.

Jamhur juga sedikit memberikan sosialisasi cara pencoblosan yang akan dilaksanakan 17 April 2019 akan datang.

Nurdin Al Ardishoma,  memberikan paparan dalam sambutan di acara temu kangen Terkait temu kangen di hari ini adalah sesuatu yang luar biasa, sekian lama tidak bertemu, dan terkait dengan tahun politik yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 agar bisa menjaga stabilitas dan kerukunan sesama.

“Saya hanya ingin punya niatan untuk membantu masyarakat dan mengabdi, bukan mencari jabatan”Jelas Nurdin Jojon selaku caleg.

Marzuki Yatim, selaku Guru PGRI, menjelaskan dengan rasa terharu dan bangga masih bisa berkumpul di tengah tengah para alumni siswa SMP PGRI Bedahan, dan dia menceritakan banyak pengalaman yang menarik dan prihatin saat itu.

“alhamdulilah banyak siswa yang berhasil melihat kondisi saat ini, yang memang berkat hasil kerja keras masing masing, dan saya berpesan kepada alumni PGRI agar terus mempererat tali silaturahmi, dimana kegiatan ini akan di lakukan setiap satu bulan sekali dan terus di lanjutkan”ajak Marzuki selaku dewan guru PGRI .(db/nez)

Continue Reading

Berita

Hendrik Tangke Allo, Mendorong Depok Lama Untuk Menjadi Kawasan Wisata Kota Tua.

Published

on

sekber wartawan Depok bersama ketua DPRD kota Depok

deblitznews|Depok

Dalam diskusi ringan dengan Sekber Wartawan Depok di Cafe Pulang Kampoeng, Depok (10/10), Ketua DPRD Kota Depok – Hendrik Tangke Alo mengemukakan, kalau Depok semestinya sudah memiliki museum.

Hal itu diungkapkan Hendrik mengingat Depok memiliki sejarah lokal yang harus diketahui oleh generasi muda sekarang.

“Depok tidak memiliki SDA (Sumber Daya Alam) yang mampu mendokrak PAD (Pendapatan Asli Daerah). Tetapi dengan adanya museum, selain melestarikan sejarah Kota Depok, juga diharapkan untuk dapat menjadi destinasi budaya dan sejarah Kota Depok. Dari sanalah PAD bisa kita upayakan dari sektor wisata, ” ungkap Hendrik.

Sekber Wartawan Depok, yang dihadiri oleh Ketua Presedium Herry Budiman, Sekjen Jhon, Putra Gara, dan beberapa anggota yang lainnya, sangat mendukung gagasan yang dilontarkan oleh Ketua DPRD Kota Depok dari fraksi PDIP tersebut.

Lebih jauh Hendrik mengatakan, saat ini ia konsen mendorong Depok Lama untuk menjadi salah satu kawasan wisata kota tua. Hal itu mengingat, daerah Depok Lama terdapat peninggalan bangunan masa silam yang masih dilestarikan. Seperti rumah-rumah peninggalan Belanda.

“Dengan melestarikan bangunan-bangunan tua di Depok Lama, kita ingin membangkitkan sejarah masa silam Kota Depok menjadi kawasan wisata kota tua yang kelak akan dikunjungi bukan hanya oleh wisatawan lokal, tidak menutup kemungkinan juga wisatawan luar,” kata Hendrik Lagi.

Untuk menarik wisatawan lokal maupun domestik, menurut Hendrik, semua elemen memang harus dapat bekerja sama.

“Ketika kota tua sudah terkondisikan, para pelaku seni juga tidak boleh tinggal diam, mungkin bisa bekerjasama dengan Disbudpar untuk melakukan kegiatan pementasan kesenian yang terprogram, sehingga mampu menarik para pengunjung,” tambah Hendrik.

Dalam diskusi tersebut, Hendrik mendorong pemerintah Kota Depok untuk merealisasikan agar Museum Sejarah Depok segera dibangun. Karena melalui museum itulah, Hendrik berharap sejarah Kota Depok dapat dirangkum dalam bentuk visual, dan peninggalan-peninggalan lainnya.

“Kalau bisa tentang pembangunan museum Sejarah Depok itu sudah mulai dirancang dari sekarang, agar bisa disiapkan anggaran di tahun depan,” pungkas Hendrik. (db/Sekber/Bening)

Continue Reading

Berita

SMPN 25 Kumpulkan Dana Bantu Bencana Alam Sulawesi Tengah

Published

on

deblitznews|Kedaung

Bumi sedang berduka, akibat bencana alam, sehingga banyak memanggil para relawan untuk turun membantu meringankan beban kepada korban, baik yang terjadi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, hal ini lah yang dilakukan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 25 Kedaung, Sawangan Depok melakukan aksi penggalangan dana untuk bantuan korban.

Kegiatan yang mengangkat tema”Rabu Senja di SMPN 25 Tausiyah, Santunan Yatim dan Peduli Palu Donggala.”

Hal ini diungkapkan Wahyu selaku kepala sekolah SMPN 25, kegiatan dilakukan berdasarkan rasa kemanusiaan dan membantu meringankan musibah yang di alami masyarakat Palu dan Donggala, sekaligus memberikan santunan kepada siswa yatim yang ada di SMPN 25.

“Indahnya silaturahmi, indahnya berbagi, Alhamdulilah bisa menyantuni 36 siswa yatim dan terkumpul uang Rp.10 jt untuk korban bencana”jelas Wahyu kepada deblitznews.com pada Rabu (10/10).

Kegiatan ini hasil kerjasama dengan orang tua siswa dewan guru dan pengurus  OSIS untuk meringankan beban  kepada para korban.(di).

Continue Reading

Berita Terpopuler