Connect with us

Berita

Depok Akan Kembali Gelar Pasar Tumpah di Pancoran Mas

Published

on

Suasana Rapat persiapan Pasar Tumpah

deblitznews|Depok

Pemerintah Kota Depok tetap masih melarang adanya pasar tumpah pada malam takbiran menyambut Idul fitri Tahun 2018 ini. Namun tidak seperti Tahun lalu. Wali kota mengeluarkan surat edaran larangan pasar tumpah pada malam takbiran. Namun untuk Tahun ini tidak mengeluarkan surat edaran.

“Kami tetap melarang, namun kita liat kebutuhan dan keinginan masyarakat, kalau memang masyarakat tetap menyelenggarakan harus ada ijin keramain dari Polres Depok, Sebab pasar tumpah yang biasa digelar warga di Jalan Baru berpotensi membuat kemacetan dan rawan tindak kriminalitas”, kata Walikota Depok H. Muhammad Idris saat di temui wartawan beberapa hari yang lalu.

Sementara itu Ketua Panitia pasar tumpah Ismail mengatakan, penyelenggaraan pasar tumpah sudah menjadi kebiasaan yang sudah ada secara turun temurun dan melekat di benak masyarakat akan menjadi sesuatu yang sangat asing jika dihilangkan.

“Pasar rakyat tidak bersifat permanen, hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja. Pasar tumpah ini dilakukan guna menyalurkan aspirasi masyarakat, karena memang pasar ini telah rutin setiap tahun”, ujar Ismail saat di temui di kantor RW 19, (13/6).

Lebih dari itu Ismail yang juga menjabat Ketua Rt.1 Rw 19 ini mengungkapkan, demikian pula dengan event tahunan yang rutin digelar yaitu pasar rakyat atau biasa disebut pasar tumpah, selalu dilakukan mulai sore pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Dalam pelaksanaannya, pasar tumpah yang rutin digelar setiap tahunnya tersebut melibatkan berbagai elemen, rt, rw, kepolisian, koramil dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Selain itu, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup(DKLH) Kota Depok juga akan menurunkan armada truk kebersihan dan gerobak motor, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar.Tentunya juga agar tidak menimbulkan kericuhan”, tutur Ismail.

Hasil dari penjualan lapak tersebut kata Ismail di salurkan kepada fakir miskin di lingkungan Rw. 19 Rw. 13 dan Rw 20, dan membantu pembangunan sarana pembangunan lingkungan.

“Dana hasil penjualan ini kami salurkan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan dari kami misalnya santunan anak yatim piatu, pembangunan jalan dan pembangunan beberapa masjid, jadi pasar tumpah ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar kampung lio ini”, tutur ismail.

Ismail berharap seluruh elemen yang bersinergi dapat membantu dengan maksimal agar pasar tumpah dapat berjalan dengan kondusif.

“Semoga pasar tumpah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan. Tentunya masyarakat juga harus bersama-sama menjaga keamanan pada saat acara berlangsung,” tutupnya(adi/db)

Warga Bergotong royong mengecat tanda lapak untuk persiapan Pasar Tumpah

Advertisement
Comments

Berita

Warga RT 06/03 Mendapatkan Penggantian Kabel Baru Dan Penambahan Tiang Listrik.

Published

on

ketua RW 03 Dasuki Martaih saat Melakukan pengecoran tiang listrik di RT 06/03

deblitznews|Sawangan.

Pemasangan tiang PLN dan kabel baru di wilayah Rt 06/03 untuk instalansi ke warga, sebanyak 27 rumah yang mendapatkan instalansi, sebelumnya kabel yang masih pararel disetiap rumah warga, sering mengalami kosleting. ketua RW 03 Dasuki beserta LPM kelurahan Bedahan, kecamatan Sawangan, Depok berinisiatif untuk melakukan permohonan pergantian kabel dan penambahan tiang.

“Alhamdulillah permohonan kami untuk penambahan tiang PLN dan penggantian kabel disetujui oleh pihak UPT PLN Sawangan,”ujar Rw Uki sapaan akrabnya kepada deblitznews.com, pada Senin (21/1).

Seharusnya pihak PLN sudah melakukan pemasangan kabel instalasi ke rumah warga, pada Senin (21/1 – red) karena kondisi cuaca pihak PLN membatalkan pemasangan.

“sebanyak 6 titik dan panjang kabel sekitar 25 meter, dan ada penggantian travo listrik juga di wilayah RT 01/03 yang memang sering mengalami kerusakan,”ujar nya.

Dasuki selaku ketua RW sangat berharap kepada masyarakat, harus memperhatikan keselamatan terhadap pemasangan kabel dirumahnya, jangan sampai semerawut, dan mengakibatkan kosleting karena pemasangan yang tidak standar PLN.

“jangan abaikan kewajiban untuk melakukan pembayaran rekening listrik setiap bulannya, dan pemasangan kabel sembarangan yang bisa mengakibatkan kosleting,”harapnya.(nez).

Continue Reading

Berita

Suling, Nurdin Jojon Ajak Masyarakat Memakmurkan Masjid Dan Musholah

Published

on

walikota Depok M Idris bersama ketua karang taruna bedahan Nurdin Jojon (tengah dan kanan): foto istimewa

deblitznews|Bedahan.

Subuh keliling (Suling) di kelurahan Bedahan terus di gencarkan, guna mewujudkan kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok sebagai kelurahan religuis, kegiatan ini bagian dari implementasi Depok Unggul Nyaman Dan Religius.

Dengan kegiatan Subuh Keliling, setiap warga juga dapat menjalin kekompakan kepada masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar golongan, dan masyarakat juga bisa langsung berinteraksi dengan aparatur pemerintahan secara langsung.

Kegiatan Sholat subuh gabungan di Musholah Darul Qur’an Kampung. Perigi RT 02/07, kegiatan yang juga di ikuti oleh walikota Depok Mohammad Idris, Zaenudin, Camat Sawangan, Sudadih, Lurah Bedahan, Kapolsek Sawangan, Ketua Karang Taruna Bedahan, Nurdin Al Ardishoma, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat setempat, pada Sabtu (13/1) subuh pukul 04:00 Wib.

Untuk itu Nurdin Al Ardishoma selaku ketua Katar Bedahan mengucapkan banyak terimakasih kepada walikota Depok dan masyarakat yang ikut mengikuti kegiatan Subuh keliling di kelurahan Bedahan.

“terimakasih kepada walikota Depok Mohammad Idris, Camat Sawangan, Kapolsek, Lurah, Masyarakat, yang mengikuti kegiatan ini yang dilaksanakan setiap minggunya di kelurahan Bedahan,”ucap Nurdin Jojon ketua Katar sekaligus Caleg DPRD kota Depok.

Untuk itu lanjutnya, dengan giat subuh keliling salah satu bagian untuk mewujudkan kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius.

“dengan menggiatkan Salat Subuh berjamaah otomatis dapat memakmurkan musholah dan masjid yang ada di wilayah kelurahan Bedahan,”tuturnya.(nez)

Continue Reading

Berita

Miris, Keluarga Eddi Harus Tidur Di Bawah Ancaman

Published

on

Eddi bersama istrinya, saat menunjukan kondisi rumah kediamannya.

deblitznews|Sawangan.

Miris melihat kondisi rumah keluarga Eddi Junaedi (69) dan istrinya Dewi Sumiati (59) serta nenek Maimunah (94) yang berada di wilayah RT 01/07 Kampung Kebon Kopi kelurahan Pengasinan, Sawangan , Depok.

Rumah yang di huni selama 40 tahun kini sudah mengalami keroposan di setiap sudut rumah, sementara pihak pemerintah belum mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“pernah kami melaporkan ke pihak RT dan RW namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang baik, kami tidak dapat , Raskin, KIS, BLT dan batuan lainya justru yang dapat orang yang lebih mampu dari kami keluarga kami,”cetus Dewi kepada awak media kemaren.

Sementara keluarga Edi masih bertahan dengan kondisi rumahnya yang sudah banyak yang bocor dan rapuh, walau keselamatannya terancam, apabila roboh.(nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler