Connect with us

Featured

Kompak: Walikota Dan Wakil Walikota Tarling Bersama Di Kelurahan Cinangka

Published

on

Pradi Supriatna , Muhammad Idris, Ustdz Nahari, saat pemberian bantuan berupa Alquran dan uang Rp. 10 juta.

deblitznews|Cinangka

Kegiatan Tarawih Keliling (Tarling)tingkat kota Depok yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan suci Ramadhan, kegiatan tersebut dalam rangka silaturahmi pemerintah Depok dengan masyarakat. Tarling yang dilaksanakan kali ini di Masjid Jamie AN-Nur Jl.Pendidikan RW 03 Cinangka Sawangan, Depok pada Rabu (30/5) sore.

Pada kesempatan ini hadir, Wakil Walikota Depok Muhammad Idris yang di temani Pradi Supriatna selaku wakil walikota Depok, Ibu Ely Farida Istri walikota Depok beserta Muspida, para Kepala OPD Pemerintah Kota Depok, Camat Sawangan serta aparatur Kecamatan dan Plt Lurah Cinangka Rizal Parhan selaku tuan rumah, Muspika, Sekcam, para Lurah se- Kecamatan sawangan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta warga Kelurahan Cinangka.

Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama dilanjutkan sholat tarawih berjamaah.

Dikesempatan itu, walikota memperkenalkan prangkat pemerintahan kota Depok yang ikut hadir, seperti, BKD, Kadis DLHK, Disrumkim, PUPR, Kesbangpol, DPAPMK, Kesbangpol, Kadis Naker, dan beberapa kepala dinas yang diwakili turut hadir di acara tersebut.

Dalam sambutannya walikota Depok, mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus aktif didalam menangani sampah, pasalnya untuk setiap harinya yang sudah mencapai 1200 ton, sedangkan untuk kapasitas TPA hanya mampuh menampung 700 ton perhari.

“mari kita tingkatkan peran serta masyarakat unbtuk terus terlibat dalam menangani sampah, bayangkan setiap harinya sampah sudah mencapai 1200 ton, sedangkan kapasitas TPA hanya bisa menampung 700 ton sampah setiap harinya. Alhamdulillah hal ini sudah bisa di minimalisir dengan adanya UPS yang sudah beroprasi,”imbuh orang nomor satu di kota Depok.

Hal ini juga di perjelas lagi oleh kepala DLHK, Ety Suryahati, bahwa ada tiga unsur yang harus di jaga, pertama Udara, Air dan Bumi, untuk itu, dari tiga unsur itu harus benar benar dijaga, seperti jangan menimbun sampah di tempat sumber air, karena sampah akan mencemari air tanah tersebut, selain itu mengenai udara mari kita jaga dengan cara mempermabanyak menanam pohon dan jangan pernah membakar sampah.

“Asap pembakaran sampah basah, misalnya pembakaran plastik, ban bekas, dan lain sebagainya dapat merusak kesehatan paru-paru manusia,”jelasnya.(nez)

Advertisement
Comments

Featured

Reuni Akbar: Masa Anak Anak Adalah Masa Yang Paling Indah

Published

on

Anggota Reuni Akbar Kampung Bangka, Mampang Jakarta Selatan

deblitznews|Jakarta

Masa kecil adalah masa yang paling indah, waktu adalah bermain, rasanya sulit untuk melupakan kenangan dimasa kecil. Hal inilah yang membuat Herlambang ingin mengembalikan masa masa kecilnya bersama sahabat satu halaman kala itu, 40 tahun terpisah oleh jarak dan waktu bersama sahabat kecil yang sulit untuk di lupakan.

Herlambang lahir di Jakarta tepatnya di kampung Bangka RT 06/02 Mampang Prapatan Jakarta Selatan, ingin sekali mengenang masa kecilnya bersama sahabat kala itu.

“40 tahun adalah waktu yang cukup lama untuk tidak bertemu kawan kecil saat itu, khususnya di kampung Bangka, Mampang, Jakarta Selatan,”beber Herlambang selaku penggagas reuni masa kecil.

Rindu masa kecil tidak menyurutkan niat Herlambang untuk mempertemukan kembali sahabat kecil kampung Bangka, walau kondisi saat ini masih belum di ketahui secara menyeluruh keberadaannya.

“dengan bantuan tekhnologi saat ini, Alhamdulillah masih bisa bersilaturahmi dengan sahabat di masa kecil saat itu, walau keberadaan mereka semua jauh jauh,”ujar nya.

Kebanyakan, lanjut Herlambang, sahabat kecil berada di luar Jakarta, ada di Ciganjur, Bogor, Cianjur, Tangerang, Bekasi, dan Garut.

“Kami berusaha semaksimal mungkin mempertemukan mereka yang berada jauh, kumpul kembali di Bangka, Mampang, Jakarta Selatan,”jelasnya

Pertemuan perdana alumni masa kecil di kampung Bangka bertempat di kediaman Tuti, sekaligus ikut di hadiri oleh orang tua Tuti yang tau persis teman temannya saat masih di usia anak anak.

“Kami sangat senang teman- teman kecilku bisa berkumpul di rumahku ini. Keharuan menyeruak ketika orang tua kami bercerita tentang mereka yang masih kecil dulu.”beber Tuti sembari mengenang masa kecilnya

Tuti sangat berharap silaturahmi seperti ini terus tetap berjalan, dan tidak memandang status kaya atau miskin.

“saya sangat terharu sekali masih bisa diberikan kesempatan untuk bertemu teman teman masa kecil dulu, “ucapnya sembari mengajak untuk pertemuan selanjutnya.(db/hengkir

Continue Reading

Featured

Jenis Pohon Lerak, Bakal Ditanam Di Kawasan Konservasi Hutan Percontohan Green Campbone

Published

on

Awan anggota GC bersama Ibu Yeni, yang menyumbangkan pohon jenis Lera

deblitznews|Cinangka.

Udara segar, Air jernih, Pohon rimbun, harapan yang terus diukir dengan keterbatasan dana yang dimiliki, namun, rasa semangat gotong royong yang diciptakan sekumpulan anak muda yang berada di komunitas pencinta lingkungan dan sosial Green Campbone terus bergerak demi tercapainya harapan bagi semua lingkungan yang ada di alam sekitar.

Hal ini terus dilakukan, demi menggapai sebuah harapan, namun, kegiatan ini tidak bisa berjalan begitu saja tanpa disadari dan dibantu oleh semua golongan, untuk terus mewujudkannya, terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan dan penebangan pohon secara liar.

Hal ini seperti yang dilakukan Yeni ibu rumah tangga yang peduli dengan lingkungan, namun, kondisi tempat dan lahan di sekitar rumahnya yang berada di jalan Kunir RT02/RW09, Beji, Depok meras sulit untuk menanam jenis pohon lerak.

Untuk itu, melihat aktifitas kegiatan yang dilakukan sekumpulan komunitas Green Campbone, Yeni ingin menyumbangkan bibit pohon yang sudah tumbuh di belakang pekarangan rumahnya.

“saya suka iseng, tabur biji lerak di halaman belakang rumah, tanpa saya sangka ada sekitar 12 bertunas, bahkan sudah sekitar 15 cm, saya bingung karena pohon ini termasuk pohon besar (sekelas pohon jati – red) dan buahnya sangat bermanfaat untuk sebagai pengganti deterjen alamai, kira kira bisa adopsi kah..?,” jelas Yeni di kutip melalui FB nya.

Dari tulisan yang di kirim melalui akun FB, anggota Green Campbone langsung sigap menanggapi bantuan bibit pohon yang di berikan oleh Ibu Yeni yang mempunyai akun Ratu Soang Azhari.

“Kami selaku ketua Green Campbone mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Yeni yang telah memberikan bibit pohon lerak, memang yang saya tahu, jenis pohon ini harus di tanam di tempat yang luas dan jauh dari pemukiman, karena pertumbuhannya cukup besar, “ujar Arif Budimaan saat berada di lokasi Hutan Percontohan Green Campbone, di wilayah bantaran kali Pesanggrahan RT 02/07 Kp. Kebon, Cinangka, sawangan Depok, pada, Kamis (22/11).(nez)

Berikut kutipan yang di sampaikan melalui akun FB.

Continue Reading

Featured

LPTQ Sawangan Lepas Peserta MTQ ke XIX Tingkat Kota, Target Juara Umum

Published

on

deblitznews|Sawangan.

Pelepasankafilah LPTQ Kecamatan Sawangan, MTQ kota Depok ke XIX tahun 2018 dengan tema “dengan MTQ kita jadikan masyarakat kecamatan sawangan bersinar menuju kota Depok yang unggul ,nyaman dan religius,”dilaksanakan pada Senin (19/11) diaula kantor kecamatan.

Peserta MTQ ke XIX kecamatan Sawangan , saat usai mendapatkan arahan dari ketua LPTQ dan Camat Sawangan, di aula kantor kecamatan.

Sebanyak 31 peserta yang mengikuti dari semua cabang yang di kirim, sementara, tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat kota ke 19 di kecamatan Cimanggis, Depok, pada hari Rabu tanggal 21 Nopember 2018.

Peserta MTQ Kecamatan Sawangan yang akan mengikuti cabang,   Tilawah, (Tilawah anak anak, remaja Dewasa), Murotal tingkat anak anak, Tahfidz  10 juz putara putri, Tafsir Alquran, cabang Bahasa Arab Indonesia Inggris , Fahmil Qur’an, Syarikat Qur’an, Cabang Kaligrafi (khatil, naskah dekorasi, hiasan mushaf ,kontemporer, menulis ilmiah M2iQ).

Ketua LPTQ, H. Saefudin mengatakan, dari beberapa bidang perlombaan, hanya Canet (tunanetra) bidang yang tidak di ikuti dari kecamatan Sawangan.

“semua cabang kita mengikuti, namun hanya satu yang tidak kami ikuti, yaitu cabang bisabilitas (tunanetra) atau Canet yang tidak di ikuti,”ucapnya.

Sementara semua cabang yang di ikuti hasil dari seleksi dari Tujuh kelurahan se-kecamatan Sawangan sebanyak 31 peserta dari beberapa bidang perlombaan.

Untuk itu, H. Saefudin mengatakan, Kecamatan Sawangan di tahun sebelumnya pernah mendapatkan juara pertama dan menjadi perwakilan tingkat propoinsi. Di tahun sebelumnya, kecamatan Sawangan mendapatkan juara pertama di bidang, Tilawah (remaja), Tafsir dan kaligrafi, dan mewakili MTQ tingkat kota ke propinsi.

“saya sangat berharap semoga di tahun ini menjadi juara umum di segala bidang, karena melihat pengalaman dan persiapan yang di miliki oleh peserta cukup siap,”harapnya.

Untuk itu, ketua IPTQ kecamatan Sawangan meminta kepada Lurah dan semua elemen masyarakat agar bisa mendukung dan suksesnya acara yang dilaksanakan pada tanggal 21-23  di kecamatan Cimanggis, dan yang tampil di acara MTQ ini berdomisili atau KTP kota Depok.

Sambung Zaenudin, selaku camat Sawangan, saya berbangga hati dengan apa yang sudah di perjuangkan oleh PTIQ, karena semangat dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan apresiasi yang sangat tinggi.

“Siapa yang tidak mau target sebagai juara umum, tetapi keinginan ini harus di imbangi oleh perjuangan, dan saya sangat berharap semua peserta bisa menjaga kesehatan dan semua panitia (pendamping) bisa memberikan perlindungan kepada semua peserta agar bisa memonitoring agar bisa terjaga staminanya dan yang terpenting kita banyak berdoa,”paparnya

Selain itu, camat berpesan kepada semua peserta untuk tidak memaksakan saat latihan, dan bagai mana cara memelihara kondisi, ini adalah aset kita untuk itu harus bisa menjaga kesehatan,

Hadir Camat Sawangan, Zaenudin, ketua LPTQ, H. Saefudin, Kapolsek Sawangan, Kompol Prasetiyo, Danramil Kapt Armed Erwin Syaputra, Lurah se-kecamatan Sawangan, peserta dan orang tua peserta.(nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler