Connect with us

Published

on

Belakangan, musik gambus nyaris tak terdengar bahkan hampir punah. Alunan musik gambus tergerus dengan musik pop dan dangdut yang selalu digaungkan. Namun baru-baru ini, gambus kembali hidup.

Berkat band gambus Sabyan, aliran musik ini kembali menggema.Tidak seperti yang sering atau mungkin pernah mendengar musik gambus “ini sangat berbeda, Gambus Rasa Pop”

Tak hanya enak didengar, tapi juga, yang menjadi sorotan karena band ini terdiri dari personel anak-anak muda. Tak hanya itu, sang vokalis, Khoirunnisa atau akrab disapa Nisa juga memiliki paras yang cantik dan suaranya begitu merdu.

Setiap kali lagu-lagu dari Sabyan diupload di akun Youtube, videonya selalu ditonton lebih dari puluhan juta kali. Salah satunya, lagu berjudul Deen Assalam yang diupload 17 Mei 2018. hanya beberapa hari saja Video ini sudah ditonton lebih dari 17 juta kali.

Dari akun Instagram resmi mereka, @sabyan_gambus, grup ini terdiri dari enam orang dengan Nissa sebagai vokalis utamanya. Menariknya, Sabyan diisi oleh anak-anak muda dengan gayanya yang sangat kekinian.

Mereka yang mendengar mengaku, merasa adem mendengar suara Nissa.

“Merinding merdu bgt kak sabyan ”

Advertisement
Comments

Berita

Silaturahmi Dan Tatap Muka Alumni SMP PGRI Angkatan 88.

Published

on

Mulyadi koordinator alumni memberikan cindera mata kepada Marzuki Yatim selaku guru PGRI Bedahan

deblitznews|Sawangan.

Menimbulkan kenangan selama 30 tahun yang lalu saat perpakaian SMP dan masih dalam kondisi remaja puluhan alumni SMP PGRI Bedahan, Depok tamatan 88 mengadakan reuni di Balai Tirta Jalan Muchtar raya Sawangan, Depok pada  Minggu (14/10).

Koordinator Acara Mulyadi mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk menjalin silaturahmi yang selama ini terputus dengan sesama alumni SMP PGRI.

“reuni ini merupakan ajang silaturahmi sesama alumni dimana sudah 30 tahun kita tidak berjumpa dan ini mengingatkan memori kita saat masih SMP dulu” ujar Mulyadi.

Jamhurobi memberikan paparan dan memberikan pandangan kepada semua alumni untuk bisa terus menjaga silaturahmi seperti ini, sekaligus memberikan arahan terkait pencalonan dirinya untuk maju sebagai anggota DPRD provinsi Jabar  dapil ,Depok dan Bekasi.

“dengan maju sebagai caleg DPRD  provinsi Jawa Barat, dari partai PKS no urut lima, bukan sekedar pencari kepentingan pribadi, namun lebih ingin mengabdi kepada masyarakat Depok dan bedahan khusunya,” beber Jamhurobi yang pernah mngajar di SMP PGRI bedahan saat itu.

Jamhur juga sedikit memberikan sosialisasi cara pencoblosan yang akan dilaksanakan 17 April 2019 akan datang.

Nurdin Al Ardishoma,  memberikan paparan dalam sambutan di acara temu kangen Terkait temu kangen di hari ini adalah sesuatu yang luar biasa, sekian lama tidak bertemu, dan terkait dengan tahun politik yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 agar bisa menjaga stabilitas dan kerukunan sesama.

“Saya hanya ingin punya niatan untuk membantu masyarakat dan mengabdi, bukan mencari jabatan”Jelas Nurdin Jojon selaku caleg.

Marzuki Yatim, selaku Guru PGRI, menjelaskan dengan rasa terharu dan bangga masih bisa berkumpul di tengah tengah para alumni siswa SMP PGRI Bedahan, dan dia menceritakan banyak pengalaman yang menarik dan prihatin saat itu.

“alhamdulilah banyak siswa yang berhasil melihat kondisi saat ini, yang memang berkat hasil kerja keras masing masing, dan saya berpesan kepada alumni PGRI agar terus mempererat tali silaturahmi, dimana kegiatan ini akan di lakukan setiap satu bulan sekali dan terus di lanjutkan”ajak Marzuki selaku dewan guru PGRI .(db/nez)

Continue Reading

Berita

Hendrik Tangke Allo, Mendorong Depok Lama Untuk Menjadi Kawasan Wisata Kota Tua.

Published

on

sekber wartawan Depok bersama ketua DPRD kota Depok

deblitznews|Depok

Dalam diskusi ringan dengan Sekber Wartawan Depok di Cafe Pulang Kampoeng, Depok (10/10), Ketua DPRD Kota Depok – Hendrik Tangke Alo mengemukakan, kalau Depok semestinya sudah memiliki museum.

Hal itu diungkapkan Hendrik mengingat Depok memiliki sejarah lokal yang harus diketahui oleh generasi muda sekarang.

“Depok tidak memiliki SDA (Sumber Daya Alam) yang mampu mendokrak PAD (Pendapatan Asli Daerah). Tetapi dengan adanya museum, selain melestarikan sejarah Kota Depok, juga diharapkan untuk dapat menjadi destinasi budaya dan sejarah Kota Depok. Dari sanalah PAD bisa kita upayakan dari sektor wisata, ” ungkap Hendrik.

Sekber Wartawan Depok, yang dihadiri oleh Ketua Presedium Herry Budiman, Sekjen Jhon, Putra Gara, dan beberapa anggota yang lainnya, sangat mendukung gagasan yang dilontarkan oleh Ketua DPRD Kota Depok dari fraksi PDIP tersebut.

Lebih jauh Hendrik mengatakan, saat ini ia konsen mendorong Depok Lama untuk menjadi salah satu kawasan wisata kota tua. Hal itu mengingat, daerah Depok Lama terdapat peninggalan bangunan masa silam yang masih dilestarikan. Seperti rumah-rumah peninggalan Belanda.

“Dengan melestarikan bangunan-bangunan tua di Depok Lama, kita ingin membangkitkan sejarah masa silam Kota Depok menjadi kawasan wisata kota tua yang kelak akan dikunjungi bukan hanya oleh wisatawan lokal, tidak menutup kemungkinan juga wisatawan luar,” kata Hendrik Lagi.

Untuk menarik wisatawan lokal maupun domestik, menurut Hendrik, semua elemen memang harus dapat bekerja sama.

“Ketika kota tua sudah terkondisikan, para pelaku seni juga tidak boleh tinggal diam, mungkin bisa bekerjasama dengan Disbudpar untuk melakukan kegiatan pementasan kesenian yang terprogram, sehingga mampu menarik para pengunjung,” tambah Hendrik.

Dalam diskusi tersebut, Hendrik mendorong pemerintah Kota Depok untuk merealisasikan agar Museum Sejarah Depok segera dibangun. Karena melalui museum itulah, Hendrik berharap sejarah Kota Depok dapat dirangkum dalam bentuk visual, dan peninggalan-peninggalan lainnya.

“Kalau bisa tentang pembangunan museum Sejarah Depok itu sudah mulai dirancang dari sekarang, agar bisa disiapkan anggaran di tahun depan,” pungkas Hendrik. (db/Sekber/Bening)

Continue Reading

Berita

SMPN 25 Kumpulkan Dana Bantu Bencana Alam Sulawesi Tengah

Published

on

deblitznews|Kedaung

Bumi sedang berduka, akibat bencana alam, sehingga banyak memanggil para relawan untuk turun membantu meringankan beban kepada korban, baik yang terjadi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, hal ini lah yang dilakukan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 25 Kedaung, Sawangan Depok melakukan aksi penggalangan dana untuk bantuan korban.

Kegiatan yang mengangkat tema”Rabu Senja di SMPN 25 Tausiyah, Santunan Yatim dan Peduli Palu Donggala.”

Hal ini diungkapkan Wahyu selaku kepala sekolah SMPN 25, kegiatan dilakukan berdasarkan rasa kemanusiaan dan membantu meringankan musibah yang di alami masyarakat Palu dan Donggala, sekaligus memberikan santunan kepada siswa yatim yang ada di SMPN 25.

“Indahnya silaturahmi, indahnya berbagi, Alhamdulilah bisa menyantuni 36 siswa yatim dan terkumpul uang Rp.10 jt untuk korban bencana”jelas Wahyu kepada deblitznews.com pada Rabu (10/10).

Kegiatan ini hasil kerjasama dengan orang tua siswa dewan guru dan pengurus  OSIS untuk meringankan beban  kepada para korban.(di).

Continue Reading

Berita Terpopuler