Connect with us

Peristiwa

Sisa Pencarian Senjata, Minta Bantuan Paranormal

Published

on

deblitznews|Pengasinan.

Penggalian senjata bekas perang dunia ke dua yang berada di wilayah RT 04/02 kelurahan Pengasinan, Sawangan Depok terus di lanjut.

Danramil 05, Kapten Arm Erwin Syahputra ditemani Babinkamtibmas kelurahan pengasinan Aiptu M Rochim kelurahan Duren Seribu, dan Aiptu Taslim kelurahan pengasinan, mengecek titik lokasi keberadaan senjata yang di timbun oleh almarhum Nipan Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia di kebon milik pribadi yang ditanami pohon bambu.

Pasalnya di lokasi tersebut, masih tersimpan tiga buah senjata jenis Thomson buatan Inggris yang diproduksi sekitar tahun 1930, ratusan peluruh dan granat yang berbentuk nanas.

Kapten Arm Erwin Syahputra mengatakan, upaya pencarian terus dilakukan yang dibantu oleh anak cucu Almarhum Nipan untuk melakukan penggalian dengan menggunakan pacul dan Garpu untuk mempercepat proses pencarian.

“Sementara kita masih mengupayakan pencarian,  kalaupun tidak mendapatkan hasil, lokasi penggalian akan kami kembalikan seperti sedia kala”jelas Erwin.

Ditempat yang sama, Komarudin (40) selaku cucu mantu menjelaskan terkait penimbunan senjata yang dilakukan oleh Almarhum Nipan sudah diketahui sejak lama oleh pihak keluarga, namun ada ketakutan untuk melaporkan saat itu.

” Alhamdulillah dari hasil laporan dan ditindak lanjut oleh Koramil 0508/Depok menemukan satu pucuk senjata jenis Thomson dialokasi penemuan”Jelas Komarudin kepada deblitznews.com pada Sabtu (7/4/2018).

Keyakinan yang kuat oleh pihak keluarga bahwa senjata yang di timbun masih banyak, sehingga Ali Sopa yang akrab di sapa Ki Jambrong, selaku ahli Supra natural di undang oleh pihak keluarga, untuk membantu pencarian senjata yang di timbun yang belum ditemukan hingga berita ini diturunkan.(db/nez).

Kapten Arm Erwin Syahputra saat menyaksikan Ali Sopa (Ki Jambrong) ahli supra natural sedang menerawang keberadaan senjata yang tersisa dan benda pusaka milik Almarhum Nipan.

Advertisement
Comments

Peristiwa

Green Campbone Kumpulkan Donasi Untuk Aksi Kemanusiaan Korban Tsunami

Published

on

Aksi solidaritas kemanusiaan Green Campbone turun ke jalan untuk kumpulkan donasi korban stunami Selat Sunda dan Lampung Selatan

deblitznews|Sawangan

Green Campbone komunitas lingkungan hidup dan sosial, menggelar aksi kemanusiaan untuk penggalangan dana, bagi korban bencana alam tsunami Selat Sunda, Pandeglang Banten dan Lampung Selatan, yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam hari.

Akibat kejadian tersebut banyak memakan korban jiwa meninggal dan luka luka. Aksi solidaritas yang di mulai dari pukul 13:00 sampai dengan 17:30 WIB, untuk titik spot di bagi dua, di Jalan Raya Muchtar Sawangan dan Jalan Raya Parung Bogor.

Sementara data yang di himpun dari pusat data informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebanyak 400 lebih orang yang meninggal 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi, serta rumah warga yang hancur akibat diterjang ombak tsunami.

Untuk itu, solidaritas komunitas Green Campbone melakukan aksi penggalangan dana untuk korban tsunami, “kami adalah anak kali merasa terpanggil dengan musibah ini,  solidaritas kali ini untuk mengumpulkan donasi korban tsunami selat Sunda dan Lampung, “beber Arief Ketua Green Campbone saat melakukan pemungutan donasi di Jl. Raya Parung Bogor, pada Rabu (26/12).

Nantinya, donasi yang sudah terkumpul akan di salurkan secara langsung kepada keluarga korban tsunami, Green Campbone menerima donasi dan pakayan layak, bisa kirim langsung ke sekretariat GC Jl .Masjid Jamie Nurul Yaqin, Kp. Kebon Rt 02/07, Cinangka, Sawangan Depok. (nez)

Continue Reading

Peristiwa

RS Puri Cinere Tampung 43 Korban Tsunami Tanjung Lesung, Banten

Published

on

deblitznews|Cinere.

Walikota Depok Muhammad Idris di temani Dirut PLN Sofyan Basri, Kapolres Depok, Didik Sugiarto, Direktur RSUD Asloe’ ah Madjri, menjenguk pasien korban bencana tsunami yang melanda wilayah pantai di Selat Sunda, Banten yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam, di Rumah Sakit Puri Cinere pada Senin (24/12) Jl. Maribaya, Pangkalan Jati, Cinere, Depok.

Walikota sebelumnya ikut menyolati jenazah korban stunami warga asal Ratujaya,Cipayung, Depok, dan menjenguk korban lainnya di RSUD dan langsung menuju Rumah Sakit Puri Cinere.

Direktur PLN Sofian Basri mengatakan, dimana saat kejadian pihak PT PLN Transmisi Jawa Bagian Barat (TJBB) sedang melaksanakan kegiatan family gathering, Banyak pegawai PLN yang menjadi korban tewas dan ada pula yang mengalami luka-luka dan hilang.

“kejadian ini tentunya menjadi mimpi buruk untuk keluarga, dan kehadiran kali ini di RS Puri Cinere untuk memberikan dukungan secara moril, dan mengenai biaya, pihak PLN yang akan menanggung, baik karyawan, atau keluarga,”bebernya saat memberikan keterangan setelah melihat kondisi korban di ruang perawatan RSPC.

Mengenai santunan yang akan diberikan kepada keluarga korban meninggal dunia pihak PLN tidak menyebutkan berapa nominalnya ,namun sampai saat ini masalah biaya akan ditanggung untuk pengobatan, dan bagi karyawan yang meninggal dunia akan ditanggung sampai ke pemakaman.

Ditempat yang sama walikota Depok Muhammad Idris mengatakan, saat ini Pemkot Depok telah mengirimkan 12 relawan untuk membantu korban Tsunami untuk mengevakuasi dan berupa satu mobil ambulans untuk menjemput warga asal Sawangan, Depok yang di temukan telah meninggal dunia.

“hari ini Senin (24/12) Saya memberikan arahan untuk mengirimkan relawan sebanyak 12 personil dan satu mobil ambulance untuk membantu proses evakuasi korban tsunami,” jelasnya.

Kepala bagian Humas Rumah Rumah Sakit Puri Cinere, Widya Karmadyant menambahkan, hingga kini masih ada 18 yang dirawat di RS Puri Cinere dari jumlah keseluruhan sebanyak 43 korban bencana tsunami.

” pihak RS Puri Cinere menerima korban evakuasi stunami sebanyak 43, sebagian sudah boleh di pulangkan, namun sebanyak 18 orang yang masih di rawat, ada satu pasien lagi yang meminta untuk di pulangkan karena istrinya meninggal akibat musibah tsunami,”ucap nya kepada awak media.(nez)

Continue Reading

Peristiwa

Longsor Di Pasir Putih, Dua Rumah Rusak Parah.

Published

on

Ramdani ketua RT 03/02 meninjau rumah Jayadih yang rusak berat, akibat longsor.
deblitznews|Depok

Akibat Hujan deras dan ringan sampai jelang malam mengakibatkan tanah longsor dan dua rumah rusak, satu rumah rusak berat, dan satu rumah sebagian dapurnya rusak, di wilayah kelurahan Pasir Putih, beruntung musibah ini tidak makan korban jiwa.

Tanah longsor berada di RT 03 RW 02 kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok, peristiwa kejadian sekitar pukul 02:00 WIB pagi, saat sedang tertidur pulas.

“sorenya hujan deras hingga malam masih gerimis, saat kami sekeluarga tertidur, terasa seperti ada gempa, saya pikir ada di mana, ga taunya pekarangan belakang rumah yang longsor, setelah kami sekeluarga berhamburan ke luar rumah tidak selang waktu rumah kami juga ikut terkena longsor,”jelas Jayadih kepada deblitznews.com pada Jumat (14/12).

Ditempat yang sama, Ramdani selaku ketua RT 03/02 mengatakan, sejak datang musim penghujan memang sudah beberapa kali kejadian, sebelumnya musholah yang berada di pinggir kali Pesanggrahan longsor dan langsung terbawa arus kali, dan sebagian dapur rumah orang tua juga ikut hancur.

Safei saat merapihkan dapur nya yang rusak. 

“Alhamdulillah musibah ini tidak makan korban jiwa, namun rumah adik saya (Jayadih-red) rusak berat, dan rumah orang tua saya hancur bagian dapur, dan tembok rumah retak semua,”beber Ramdani.

Sementara rumah Safei (orang tua Ramdani) sudah di kosongkan, di khawatirkan ada longsor susulan, pasalnya hingga saat ini masih ada pergeseran.

“saya hanya berharap kepada pemerintah, untuk segera melakukan tindakan dan pembayaran pasalnya lokasi longsor berhubungan dengan TPA Cipayung, yang sudah mulai oper load,”ucapnya.

Bagian dapur rumah Safei yang rusak parah, akibat longsor.(foto:DB)

Selain itu, Ramdani juga mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat sekitar yang langsung sigap dengan kejadian yang menimpa keluarga Safei.(nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler