Connect with us

Featured

Seru, Masyarakat Serta Pemkot Depok Guyub Gotong Royong Bersihkan Eceng Gondok

Published

on

Guyub, Masyarakat serta Pemkot Depok turun bersihkan eceng gondok di setu Bojongsari, Depok Minggu (1/4).

deblitznews|Bojongsari

Seru, masyarakat serta aparat dari Kodim 0508 Depok, pada Minggu (1/4) laksanakan gotong royong untuk membersihkan gulma (eceng gondok) yang menutup permukaan air Situ Bojongsari kecamatan Bojongsari, Depok.

Sebelum membersihkan gulma, Walikota Depok, Mohammad Idris bersama Komandan Kodim 0508/Depok, Letkol Inf. Iskandarmanto dan Camat Bojongsari H. Usman Haliyana sempat menanam pohon dan melepas bibit ikan di situ yang mempunyai 7 muara dengan luas 27 hektar.

Sejak pagi masyarakat tampak sangat antusias untuk ikut membantu membersihkan gulma, termasuk anak-anak sekitar situ. Kodim 0508 Depok menurunkan sejumlah perahu karet. Pemerintah Depok juga menurunkan satu perahu karet bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Terlihat sejumlah anggota Kodim dan Satgas Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) lurah se Bojongsari, Tokoh Masyarakat setempat, tampak semangat mengangkat eceng gondok untuk diangkat ke pinggir situ.

Masyarakat yang tidak kebagian perahu karet tampak berenang ke tengah situ, kemudian menarik eceng gondok ke pinggir situ. Sejumlah anak warga sekitar situ tampak ikut berenang ke tengah kemudian menarik eceng gondok ke pinggir situ. Mereka tampak sangat ceria dan senang sekali bisa ikut membantu membersihkan situ.

Walikota Depok Muhammad Idris, saat memberikan sambutan sebelum acara bersih situ Bojongsari (Foto Istimewa)

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, setu Bojongsari merupakan salah satu dari 26 setu di Kota Depok, Jawa Barat, yang harus dipertahankan keberadaannya. Untuk itu, dalam rapat kerja sama pembangunan Jabodetabek akan diusulkan biaya pemeliharaan setu ini.

Idris, sudah mempersiapkan usulan tertulis untuk dibawa dalam rapat Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabek yang diketuai Gubernur DKI Anies Baswedan, pada Selasa (3/4/2018) besok.

“Dalam usulan itu juga termasuk biaya yang dibutuhkan untuk perawatan kawasan sekitar Setu Bojongsari,” tuturnya dalam apel sebelum kerja bakti bersih-bersih Setu Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.

Walikota Depok optimistis, usulan itu akan disetujui sebab bertujuan untuk melestarikan lingkungan yakni mempertahankan setu yang merupakan tandon sekaligus resapan air.

Dari sisi kewenangan, kata Wali Kota, Pemerintah Kota tidak bisa sepenuhnya menangani perbaikan setu dengan menggunakan anggaran daerah. “Kewenangan itu masih di tangan instansi pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” tuturnya.

Pemerintah Kota Depok selalu mengusulkan kepada pemerintah pusat agar memperhatikan kondisi setu. “Mudah-mudahan usulan kami disetujui sehingga tahun 2019 ada pembenahan setu, khususnya Setu Bojongsari,” tutur Idris.(db)

Walikota Depok saat menanam Pohon di wilayah situ Bojongsari (Foto Istimewa)

Advertisement
Comments

Featured

Reuni Akbar: Masa Anak Anak Adalah Masa Yang Paling Indah

Published

on

Anggota Reuni Akbar Kampung Bangka, Mampang Jakarta Selatan

deblitznews|Jakarta

Masa kecil adalah masa yang paling indah, waktu adalah bermain, rasanya sulit untuk melupakan kenangan dimasa kecil. Hal inilah yang membuat Herlambang ingin mengembalikan masa masa kecilnya bersama sahabat satu halaman kala itu, 40 tahun terpisah oleh jarak dan waktu bersama sahabat kecil yang sulit untuk di lupakan.

Herlambang lahir di Jakarta tepatnya di kampung Bangka RT 06/02 Mampang Prapatan Jakarta Selatan, ingin sekali mengenang masa kecilnya bersama sahabat kala itu.

“40 tahun adalah waktu yang cukup lama untuk tidak bertemu kawan kecil saat itu, khususnya di kampung Bangka, Mampang, Jakarta Selatan,”beber Herlambang selaku penggagas reuni masa kecil.

Rindu masa kecil tidak menyurutkan niat Herlambang untuk mempertemukan kembali sahabat kecil kampung Bangka, walau kondisi saat ini masih belum di ketahui secara menyeluruh keberadaannya.

“dengan bantuan tekhnologi saat ini, Alhamdulillah masih bisa bersilaturahmi dengan sahabat di masa kecil saat itu, walau keberadaan mereka semua jauh jauh,”ujar nya.

Kebanyakan, lanjut Herlambang, sahabat kecil berada di luar Jakarta, ada di Ciganjur, Bogor, Cianjur, Tangerang, Bekasi, dan Garut.

“Kami berusaha semaksimal mungkin mempertemukan mereka yang berada jauh, kumpul kembali di Bangka, Mampang, Jakarta Selatan,”jelasnya

Pertemuan perdana alumni masa kecil di kampung Bangka bertempat di kediaman Tuti, sekaligus ikut di hadiri oleh orang tua Tuti yang tau persis teman temannya saat masih di usia anak anak.

“Kami sangat senang teman- teman kecilku bisa berkumpul di rumahku ini. Keharuan menyeruak ketika orang tua kami bercerita tentang mereka yang masih kecil dulu.”beber Tuti sembari mengenang masa kecilnya

Tuti sangat berharap silaturahmi seperti ini terus tetap berjalan, dan tidak memandang status kaya atau miskin.

“saya sangat terharu sekali masih bisa diberikan kesempatan untuk bertemu teman teman masa kecil dulu, “ucapnya sembari mengajak untuk pertemuan selanjutnya.(db/hengkir

Continue Reading

Featured

Jenis Pohon Lerak, Bakal Ditanam Di Kawasan Konservasi Hutan Percontohan Green Campbone

Published

on

Awan anggota GC bersama Ibu Yeni, yang menyumbangkan pohon jenis Lera

deblitznews|Cinangka.

Udara segar, Air jernih, Pohon rimbun, harapan yang terus diukir dengan keterbatasan dana yang dimiliki, namun, rasa semangat gotong royong yang diciptakan sekumpulan anak muda yang berada di komunitas pencinta lingkungan dan sosial Green Campbone terus bergerak demi tercapainya harapan bagi semua lingkungan yang ada di alam sekitar.

Hal ini terus dilakukan, demi menggapai sebuah harapan, namun, kegiatan ini tidak bisa berjalan begitu saja tanpa disadari dan dibantu oleh semua golongan, untuk terus mewujudkannya, terutama untuk tidak membuang sampah sembarangan dan penebangan pohon secara liar.

Hal ini seperti yang dilakukan Yeni ibu rumah tangga yang peduli dengan lingkungan, namun, kondisi tempat dan lahan di sekitar rumahnya yang berada di jalan Kunir RT02/RW09, Beji, Depok meras sulit untuk menanam jenis pohon lerak.

Untuk itu, melihat aktifitas kegiatan yang dilakukan sekumpulan komunitas Green Campbone, Yeni ingin menyumbangkan bibit pohon yang sudah tumbuh di belakang pekarangan rumahnya.

“saya suka iseng, tabur biji lerak di halaman belakang rumah, tanpa saya sangka ada sekitar 12 bertunas, bahkan sudah sekitar 15 cm, saya bingung karena pohon ini termasuk pohon besar (sekelas pohon jati – red) dan buahnya sangat bermanfaat untuk sebagai pengganti deterjen alamai, kira kira bisa adopsi kah..?,” jelas Yeni di kutip melalui FB nya.

Dari tulisan yang di kirim melalui akun FB, anggota Green Campbone langsung sigap menanggapi bantuan bibit pohon yang di berikan oleh Ibu Yeni yang mempunyai akun Ratu Soang Azhari.

“Kami selaku ketua Green Campbone mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Yeni yang telah memberikan bibit pohon lerak, memang yang saya tahu, jenis pohon ini harus di tanam di tempat yang luas dan jauh dari pemukiman, karena pertumbuhannya cukup besar, “ujar Arif Budimaan saat berada di lokasi Hutan Percontohan Green Campbone, di wilayah bantaran kali Pesanggrahan RT 02/07 Kp. Kebon, Cinangka, sawangan Depok, pada, Kamis (22/11).(nez)

Berikut kutipan yang di sampaikan melalui akun FB.

Continue Reading

Featured

LPTQ Sawangan Lepas Peserta MTQ ke XIX Tingkat Kota, Target Juara Umum

Published

on

deblitznews|Sawangan.

Pelepasankafilah LPTQ Kecamatan Sawangan, MTQ kota Depok ke XIX tahun 2018 dengan tema “dengan MTQ kita jadikan masyarakat kecamatan sawangan bersinar menuju kota Depok yang unggul ,nyaman dan religius,”dilaksanakan pada Senin (19/11) diaula kantor kecamatan.

Peserta MTQ ke XIX kecamatan Sawangan , saat usai mendapatkan arahan dari ketua LPTQ dan Camat Sawangan, di aula kantor kecamatan.

Sebanyak 31 peserta yang mengikuti dari semua cabang yang di kirim, sementara, tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat kota ke 19 di kecamatan Cimanggis, Depok, pada hari Rabu tanggal 21 Nopember 2018.

Peserta MTQ Kecamatan Sawangan yang akan mengikuti cabang,   Tilawah, (Tilawah anak anak, remaja Dewasa), Murotal tingkat anak anak, Tahfidz  10 juz putara putri, Tafsir Alquran, cabang Bahasa Arab Indonesia Inggris , Fahmil Qur’an, Syarikat Qur’an, Cabang Kaligrafi (khatil, naskah dekorasi, hiasan mushaf ,kontemporer, menulis ilmiah M2iQ).

Ketua LPTQ, H. Saefudin mengatakan, dari beberapa bidang perlombaan, hanya Canet (tunanetra) bidang yang tidak di ikuti dari kecamatan Sawangan.

“semua cabang kita mengikuti, namun hanya satu yang tidak kami ikuti, yaitu cabang bisabilitas (tunanetra) atau Canet yang tidak di ikuti,”ucapnya.

Sementara semua cabang yang di ikuti hasil dari seleksi dari Tujuh kelurahan se-kecamatan Sawangan sebanyak 31 peserta dari beberapa bidang perlombaan.

Untuk itu, H. Saefudin mengatakan, Kecamatan Sawangan di tahun sebelumnya pernah mendapatkan juara pertama dan menjadi perwakilan tingkat propoinsi. Di tahun sebelumnya, kecamatan Sawangan mendapatkan juara pertama di bidang, Tilawah (remaja), Tafsir dan kaligrafi, dan mewakili MTQ tingkat kota ke propinsi.

“saya sangat berharap semoga di tahun ini menjadi juara umum di segala bidang, karena melihat pengalaman dan persiapan yang di miliki oleh peserta cukup siap,”harapnya.

Untuk itu, ketua IPTQ kecamatan Sawangan meminta kepada Lurah dan semua elemen masyarakat agar bisa mendukung dan suksesnya acara yang dilaksanakan pada tanggal 21-23  di kecamatan Cimanggis, dan yang tampil di acara MTQ ini berdomisili atau KTP kota Depok.

Sambung Zaenudin, selaku camat Sawangan, saya berbangga hati dengan apa yang sudah di perjuangkan oleh PTIQ, karena semangat dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan apresiasi yang sangat tinggi.

“Siapa yang tidak mau target sebagai juara umum, tetapi keinginan ini harus di imbangi oleh perjuangan, dan saya sangat berharap semua peserta bisa menjaga kesehatan dan semua panitia (pendamping) bisa memberikan perlindungan kepada semua peserta agar bisa memonitoring agar bisa terjaga staminanya dan yang terpenting kita banyak berdoa,”paparnya

Selain itu, camat berpesan kepada semua peserta untuk tidak memaksakan saat latihan, dan bagai mana cara memelihara kondisi, ini adalah aset kita untuk itu harus bisa menjaga kesehatan,

Hadir Camat Sawangan, Zaenudin, ketua LPTQ, H. Saefudin, Kapolsek Sawangan, Kompol Prasetiyo, Danramil Kapt Armed Erwin Syaputra, Lurah se-kecamatan Sawangan, peserta dan orang tua peserta.(nez)

Continue Reading

Berita Terpopuler