Connect with us

Ekonomi

Samsat Cinere Gelar Razia Penunggak Pajak

Published

on

deblitznews|Pancoran Mas

Dalam rangka Operasi Terpadu Tertib Administrasi kendaraan bermotor Samsat Cinere bersama tiga polsek  dan sub Denpom TNI yang ditempatkan persis di rumah makan Pondokan Jl. Raya Sawangan, kelurahan Rangkapan Jaya Baru Pancoran Mas pada Selasa (20/3/2018).

Kegiatan yang diawali dengan apel bersama dengan walikota Depok Mohammad Idris, sekaligus mendukung kegiatan yang yang dilaksanakan oleh samsat Cinere.

“Kami sangat berkepentingan untuk mensukseskan Operasi Terpadu yang dilaksanakan Samsat Cinere. Ini merupakan kebanggaan bagi kami sekaligus membantu kerja-kerja pemerintah di dalam pembangunan dan kesehjateraan masayarakat,” kata Idris saat menjadi Inspektur Apel Operasi Terpadu Samsat Cinere.

Hadir dalam Operasi Terpadu tersebut, Kadis DPPKA Kota Depok Nina Suzana, Camat Pancoran Mas Utang Wardaya, Kasi Pentag Rina Parlina, Kasubag TU Hari Supada, Kasi Dapen Adam Hermawan, Pamin TU Iptu Fathur, Lurah Rangkapan Jaya, dan Para Kanitlantas dari tiga Polsek.
Lebih lanjut Walikota mengatakan, pajak kendaraan bermotor merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sedangkan Kota Depok membantu menghimbau lewat Camat dan Lurah agar masyarakat sadar membayar pajak kendaraan bermotor.”Potensi penunggak pajak cukup besar juga, lebih dari 30 persen. Ini harus kita sadarkan,” ucapnya.

Pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan dari masyarakat, ujar Idris, tentunya dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk pembangunan.” Kota Depok mendapat bagi hasil yang nilainya cukup lumayan untuk tambahan pendapatan. Tahun 2017 lalu, Depok mendapat sekiatr Rp.425 milyar,” jelas Idris seraya menambahkan bahwa potensi kendaraan bermotor di Depok sudah mencapai 1,1 juta kendaraan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah (PPPD) Wilayah Depok II, Cinere Drs Rohana MM, mengatakan, Razia ini digelar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Kami juga mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui layanan Samling, gerai dan Samsat Gendong. Ada juga pembayaran lewat ATM, e-samsat, dan T-samsat,” tandas Rohana.(nez)

 

Advertisement
Comments

Ekonomi

Pekan Koperasi, Gelar Bazar Produk Koperasi dan UMKM Kota Depok

Published

on

M.Fitriawan Kadis DKUM Kota Depok

deblitznews|Depok.

Beragam acara dan hiburan akan di suguhkan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Koperasi, tingkat Kota Depok. Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok M. Fitriawan mengatakan, beragam kegiatan yang di selenggarakan, yaitu bazar UMKM, aneka lomba yang berkaitan dengan koperasi, bhakti sosial dan gerak jalan santai.

Menurutnya, pihaknya akan melibatkan seluruh koperasi dan UMKM yang ada di Kota Depok. Rangkaian kegiatan bazar UMKM rencananya akan diikut oleh seluruh anggota koperasi di Kota Depok. dan digelar selama tiga hari dari tanggal 19 sampai 21 Juli 2018 bertempat di lapangan  balai kota Depok.

“Anggota yang sudah terverifikasi sebanyak 60 koperasi, hal ini akan memamerkan produk-produk unggulan terutama yang berasal dari Kota Depok,” tutur Fitriawan kepada deblitznews.com di ruang kerjanya pada Rabu (11/7).

Fitriawan mengingatkan, bahwa tujuan koperasi adalah membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.

Kemudian, lanjutnya, berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian rakyat.

“Pemerintah hanya mengingatkan kembali pada para pelaku koperasi di Kota Depok ini, supaya semangat kembali membangun ekonomi rakyatnya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penggerak koperasi, tetapi juga terbuka untuk masyarakat yang berminat. Fitriawan mengajak kepada setiap koperasi untuk mengirimkan setiap perwakilannya dalam kegiatan tersebut.

“Ini sebagai upaya untuk menggairahkan pola hidup sehat bagi para anggota koperasi. Kami harapkan setiap koperasi dapat mewakilkan setiap anggotanya untuk mengikuti kegiatan ini agar semakin meriah,” katanya.

Di dalam acara pembukaan nanti pihak juga akan akan memberikan piagam penghargaan kepada koperasi yang sehat sesuai kreteria penilaian panitia.

“Saat ini sedang dalam penilaian oleh tim dari DKUM, sehingga Koperasi award ini harapkan dapat berjalan setiap tahun, dalam artian dapat memicu semangat para anggota koperasi,” tutup Fitriawan.(db/Adi)

Continue Reading

Ekonomi

Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Depok Meningkat

Published

on

deblitznews|Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, bahwa Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok dari tahun 2008 hingga 2017, secara keseluruhan mengalami perubahan yang baik. Jadi tren LPE Kota Depok setiap tahunnya semakin baik. Misalkan, pada tahun 2017,  LPE kita mencapai 7,28 persen, jumlah tersebut meningkat sebesar 0,64 persen dari tahun sebelumnya.

“Artinya, ini salah satunya dengan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun menunjukkan berbagai hasil yang positif,” ujar Idris kepada sejumlah pewarta, di Balaikota.

Menurutnya, bahwa itu juga termasuk, angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Depok dari tahun 2011 – 2016 mengalami peningkatan. Mulai dari 16,23 persen, 17,59 persen, 19,69 persen, 21,54 persen, 23,05 persen, lalu 24,49 persen.

“Seperti faktor pendorong LPE. Itu disebabkan keberadaan para pengusaha yang berinvestasi di Kota Depok. Baik investasi di sektor perekonomian maupun pembangunan infrastruktur,” tutur Idris.

Idris menambahkan, bahwa berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, iklim investasi  yang paling besar atau utama adalah properti, perdagangan dan jasa, serta pergudangan.

“Artinya, properti memiliki porsi sebesar 35-40 persen dari total investasi yang masuk di Depok. Sementara perdagangan sebesar 20 persen, jasa sebesar 20 persen, dan lain-lain sebesar 20 persen,” pungkas orang nomor satu di Kota Depok itu.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Yulistiani Mohtar membenarkan, bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan guna merangsang investasi di Kota Depok. Bahkan juga menyediakan berbagai informasi yang berguna bagi penanam modal.

“Artinya, dari penanam modal itu seperti memfasilitasi promosi investasi yang digelar tahunan atau penyusunan kajian insentif dan disinsentif penanaman modal,” ujarnya.

Depo Kota Depok Mohammad Idris mengungkapkan, bahwa Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok dari tahun 2008 hingga 2017, secara keseluruhan mengalami perubahan yang baik. Jadi tren LPE Kota Depok setiap tahunnya semakin baik. Misalkan, pada tahun 2017,  LPE kita mencapai 7,28 persen, jumlah tersebut meningkat sebesar 0,64 persen dari tahun sebelumnya.

“Artinya, ini salah satunya dengan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun menunjukkan berbagai hasil yang positif,” ujar Idris kepada sejumlah pewarta, di Balaikota.

Menurutnya, bahwa itu juga termasuk, angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Depok dari tahun 2011 – 2016 mengalami peningkatan. Mulai dari 16,23 persen, 17,59 persen, 19,69 persen, 21,54 persen, 23,05 persen, lalu 24,49 persen.

“Seperti faktor pendorong LPE. Itu disebabkan keberadaan para pengusaha yang berinvestasi di Kota Depok. Baik investasi di sektor perekonomian maupun pembangunan infrastruktur,” tutur Idris.

Idris menambahkan, bahwa berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, iklim investasi  yang paling besar atau utama adalah properti, perdagangan dan jasa, serta pergudangan.

“Artinya, properti memiliki porsi sebesar 35-40 persen dari total investasi yang masuk di Depok. Sementara perdagangan sebesar 20 persen, jasa sebesar 20 persen, dan lain-lain sebesar 20 persen,” pungkas orang nomor satu di Kota Depok itu.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Depok, Yulistiani Mohtar membenarkan, bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai kegiatan guna merangsang investasi di Kota Depok. Bahkan juga menyediakan berbagai informasi yang berguna bagi penanam modal.

“Artinya, dari penanam modal itu seperti memfasilitasi promosi investasi yang digelar tahunan atau penyusunan kajian insentif dan disinsentif penanaman modal,” ujarnya.(db/hyu)

Continue Reading

Bisnis

Grand Opening Perumahan, Santuni 100 Anak Yatim

Published

on

deblitznews|Bedahan.

Grand Opening perumahan yang berada di wilayah 01/07 kelurahan Bedahan, Sawangan, Depok, santuni 100 anak yatim dilaksanakan pada Jumat (27/4) sore.

(lebih…)

Continue Reading

Berita Terpopuler