Connect with us

Politik

Sosialisasi 4 Pilar Wawasan Kebamgsaan Untuk Memperbaiki Kehidupan Bermasyarakat

Published

on

deblitznews|Depok

Meskipun berbeda agama, suku, dan ras, namun kita tetap satu dan bersaudara dalam konteks NKRI. Tidak boleh saling hujat. Jika itu terjadi di negara ini, bisa bubar.

Apalagi tidak ada negara dengan kebhinekaan seperti di Indonesia. Karena itu, perbedaan harus tetap utuh dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

Hal ini di katakan oleh Anggota DPR RI, Risa Mariska, SH. Dalam sosialisasi pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di daerah pemilihan Depok, kamis ( 8/2) di kantor DPC Repdem Depok.

Risa Mariska menegaskan, untuk mencegah agar tidak terpengaruh dan tergelincir dengan kehidupan yang negatif. Empat pilar MPR RI hendaknya sebagai pegangan hidup dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Karena itu harus kita cegah pengaruh-pengaruh negatif dengan pembekalan dan pemahaman empat pilar MPR ini. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang membingkai dan melandasi serta jadi pilar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harus dipegang teguh agar negara kesatuan tetap terpelihara,” Tegas Risa ketika di temui deblitznews.com, seusai memberikan pembekalan tentang Bung Karno, Islam dan Pancasila, di sekretariat Repdem Depok.

Di hadapan ratusan anggota Repdem Kota Depok Risa mengutarakan, persatuan dan kesatuan bangsa ini harus terus dipelihara dan diperjuangkan. Agar kehidupan bangsa Indonesia semakin kukuh.

“Keinginan baik Bung Karno untuk senantiasa menjaga sinergi antara islam dan nasionalisme harus terus terjaga memahami dan melaksanakan Pancasila, juga secara konsekuen menjaga sendi-sendi utama lainnya, yakni UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujar wakil rakyat yang juga anggota Komisi III DPR RI itu.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerap berbagai aspirasi anggota Repdem dan para warga yang hadir.
Risa menegaskan, Pancasila sebagai ideologi bisa mengikat bangsa Indonesia yang demikian besar dan majemuk.

Pancasila adalah konsesus nasional yang dapat diterima semua paham, golongan, dan kelompok masyarakat di Indonesia. Dalam posisinya, Pancasila merupakan sumber jati diri, kepribadian, moralitas, dan haluan keselamatan bangsa.

“Apabila kita menyadari bahwa kunci dari kebhinekaan adalah bagaimana kita bertoleransi dan tenggang rasa. Bagaimana kita dapat menghargai sesama manusia, agama, suku dan lain-lain tidak boleh membeda bedakan,” ujar Anggota Fraksi Partai PDI-P.

Sememtara itu Ketua DPC Repdem Kota Depok Frans mengatakan, sosialisasi 4 pilar kebangsaan perbedaan agama, suku, dan ras, namun kita tetap satu dan bersaudara dalam konteks pancasila dan NKRI. Tidak boleh saling hujat.

“Ini suatu kehormatan kedatangan Anggota DPR RI bagi kami dan pengurus Repdem, bisa bertemu langsung dan menyampaikan aspirasinya untuk kemajuan Kota Depok, selain juga bisa memahami wawasan kebangsaan ini,” tuturnya. (Adi).

Advertisement
Comments

Politik

Mantan Ketua DPC PAN Kini Nyaleg Di Partai Berkarya

Published

on

deblitznews|Bojongsari

Nampaknya bursa legislatif tahun 2019 mendatang akan diisi oleh tokoh-tokoh wajah baru yang ingin duduk di kursi DPRD kota Depok.

Kursi DPRD memang bukan untuk memberikan janji kepada masyarakat dalam hal pembangunan, kesejahteraan, keseimbangam hukum, tetapi DPRD merupakan perwakilan rakyat untuk mengontrol pembangunan yang tepat sasaran atau yang tidak tepat sasaran.

Lukmanul Hakim, pria berusia 48 tahun ini aktif membantu masyarakat dibidang sosial, dan pembangunan, salah satunya mendorong pemerintah terkait dengan RTLH dan lain-lain.

Tekad membangun kampung halaman adalah sebuah keinginan yang terus dilakukan, dengan aktif sebagai ketua LPM di kelurahan Duren Seribu, Lukmanul Hakim yang akrab di sapa Lukman Japet sudah tidak diragukan lagi sebagai orang yang profesional dan kapabilitasnya.

Sebelumnya, pria yang murah senyum ini aktif sebagai ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN), namun, tanpa ada paksaan dan tekanan Lukman Japet untuk memutuskan keluar sebagai ketua pengurusan PAN di wilayah kecamatan Bojongsari.

Dipemilihan calon legislatif  (Caleg) 2019 mendatang, Lukman Japet untuk memantapkan berkarir politik di Partai Berkarya, partai besutan Hutomo Mandala Putra (HMP)  alias Tomy Soeharto dan kini akan maju dalam perhelatan calon legislatif 2019 dengan daerah pemilihan Sawangan, Bojongsari dan Cipayung.

Majunya putra terbaik kelurahan Duren Seribu, kecamatan Bojongsari, Depok yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kelurahan Duren Seribu, membuat persaingan bursa Pileg 2019 semakin ketat dan kompetitif.

Lukmanul Hakim yang diapresiasi sebagai putra daerah yang memiliki kopetensi untuk duduk di parlemen DPRD kota Depok dan akan mengabdikan dirinya untuk Masyarakat secara meluas, dalam pencalonannya untuk maju sebagai caleg Lukman Japet sudah menyusun segala visi dan misi nya hal ini dilakukan untuk mengambil hati para pemilihnya.

“Atas dorongan masyarakat, saya siap maju menjadi wakil mereka, karena mereka sudah memahami kriteria saya dan mereka anggap kriteria saya cocok dalam hati mereka,”ujar Lukman japet saat ditemui di sela sela rapat rapat pemantapan Bacaleg Partai Berkarya di kantor DPD Partai Berkarya Pada Minggu (27/5) malam.

Lukamnul Hakim akan komitmen sebagai legislatif dan akan membangun wilayahnya apabila diberikan kepercayaan sebagai wakilnya dari daerah pemilihan Sawangan, Bojongsari dan Cipayung.(nez).

 

 

Continue Reading

Politik

Cawagub Jabar, UU Hadiri Rakorcab PPP Depok.

Published

on

deblitznews|Sawangan.

Rapat koordinasi cabang dalam rangka pemenangan pasangan Rindu pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018. Sekaligus pemantapan pemilu legislatif 2019 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPC kota Depok, dilaksanakan pada Kamis (10/5) di RM Tirta Rasa Jl. Muchtar raya Sawangan,Depok.

Cawagub Jawa Barat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. UU Ruzhanul Ulum hadir, sekaligus membuka acara Rakorcab ke II secara resmi.

Hj. Qonita Luthfiyah mengatakan, bahwa Rakorcab ke II DPC PPP adalah untuk mendukung pasangan Rindu pada pilkada 2018 dan sebagai pemanasan mesin partai pada hajat pileg 2019.

“Konsolidasi partai, dengan,  telah terbentuknya struktur partai sebagai mesin partai. Semoga PPP bisa diterima dihati masyarakat dan tetap eksis dengan kerja nyatanya,”papar Hj. Qonita selaku ketua DPC PPP kota Depok.

Untuk itu, PPP tidak hanya mempertahankan caleg yang ada di DPRD Kota dan Provinsi Jawa Barat, tetapi harus bisa mengantarkan Bacaleg ke DPR RI.

“mari kita konsisten dan istiqomah dengan islam,  sebagai ideologi partai, jangan menjual agama untuk partai politik, tetapi sebaliknya,”ucap Qonita.

Hadir dalam kesempatan itu, ketua dan sekretaris dari 11 PAC PPP dan 63 Ranting yang ada di Kota Depok, dan tim relawan pemenangan dari kasgoro.(db/nez)

 

 

Continue Reading

Politik

AHY , Tukang Cukur Rambuh Harus Bisa Go Internasional

Published

on

deblitznews|Depok

Kedatangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Brons Cafe, Mekarsari, Cimanggis Kota Depok (22/03/2018) yang menjadi salah satu daerah rangkaian roadshow selama 7 hari di Jawa Barat dari 16 – 22 Maret 2018 disambut sangat antusias oleh masyarakat kota Depok.

(lebih…)

Continue Reading

Berita Terpopuler