Connect with us

Hukum & Kriminal

Wartawan Dikeroyok Tiga Buser Polres Depok

Published

on

deblitznews|Depok

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas BMSDA, saat ini sedang melakukan pekerjaan proyek penataan Jalan Margonda dengan nilai proyek Rp 19 miliar yang dikerjakan oleh PT Daksina Persada. Proyek tersebut direncanakan selesai pada 25 Desember 2016.

“Namun akibat adanya proyek galian saluran tersebut, mengakibatkan kabel listrik optik di Jln Margonda Raya terbakar. Selain itu juga, menjadikan Jln Margonda Raya, persisnya di depan pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos) macet total,” ujar Pemerhati Masyarakat Kota Depok, Syaiful Bachri kepada wartawan, Kamis (29/9/2016), di Balaikota Depok.

Syaiful menegaskan, bahwa sebelumnya kontraktor proyek penataan saluran tersebut mencatut nama Kapolresta Depok. Maka dari itu dinilai pekerjaannya menjadi ceroboh dan harus bertanggung jawab.

“Kendati demikian seharusnya sebelum pekerjaan proyek tersebut dilakukan, dari pihak kontraktor terlebih dahulu mengetahui area yang akan dikerjakan,” tandasnya.

Sementara Ketua Pembina Depok Media Centre (DMC) Rusdy Nurdiansyah membenarkan, bahwa pihanya mendapat laporan dari rekannya yang mengaku salah satu wartawan media online mengenai peristiwa pemukulan rekan wartawan yang dilakukan oknum anggota Polresta Depok terkait proyek Penataan Jalan Margonda tersebut.

“Artinya, laporan itu menyatakan bahwa pihak kontraktor PT Daksana Persada yang jadi biang keroknya dengan mengungkapkan bahwa proyek tersebut dibekingi Kapolres Depok dan meminta anggota Buser Polres untuk mengamankan rekan wartawan sehingga terjadi pemukulan,”ujarnya.

Rusdi menegaskan, bahwa saya sebagai Ketua Pembina DMC sangat prihatin dengan kejadian tersebut. Sselain itu juga saya sudah konfirmasi ke pada Kapolres Depok, dan menyatakan bahwa pernyataan kontraktor PT Daksana Persada itu tidak benar.

“Maka dari itu, menegaskan bahwa namanya Kapolres Depok dicatut oleh kontraktor PT Daksana Persada, yang mengerjakan proyek senilai Rp 19 miliar di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Pemkot Depok itu. Bahkan kepada jajaran Dinas BMSDA Pemkot Depok, kami menyatakan sikap protes keras atas ulah PT Daksana Persada,”tandasnya.

Sebelumnya, salah satu wartawan media online Juli Efendi mengakui, bahwa dirinya mendapat perlakuan oleh ketiga oknum buser Polres Depok tersebut seperti maling. Jadi pengeroyokan ketiga oknum buser polres depok terhadap wartawan sangat tidak manusia.

“Artinya, Saya sebagai kontrol sosial publik yang diatur oleh UU Pers No. 40 tahun 2009 jelas bahwa poksi jurnalis sudah melakukan tugas dan tidak menyimpang dari kode etik pers,” ucapnya.

Juli menceritakan, bahwa berawal proyek saluran senilai Rp 19 miliar yang dikerjakan oleh PT Daksina Persada tersebut menjadi pembicaraan hebat dikalangan insan pers. Terlebih ada omongan dari oknum buser yang mengeroyoknya dengan lantang dan keras mengatakan bahwa proyek tersebut dibacking Kapolres Depok, dan sudah kordinasi dengan kapolres.

“Saya bertanya saat itu, apa benar proyek ini dibacking pejabat Polres Depok, spontan oknum buser polres tersebut ngotot, Iyaaa ini proyek pegangan pak kapolres, mau loe apa haaaahhh… dan ketiga oknum buser tersebut langsung mengeroyok saya seperti maling,” keluhnya.

Juli juga mengeluhkan, bahwa ketiga oknum buser tersebut tetap acuh dan ngoceh seakan meremehkan poksi jurnalis, “gue gak takut sama wartawan, panggil temen temen loe wartawan, ujar Juli, menirukan ucapan oknum buser saat menantang wartawan.

“Namun ketika, saya mengeluarkan ID card pers kepada ketiga oknum buser tersebut, secara spontan oknum buser yang mengeroyok saya langsung diam,” ucapnya.(sumber berita:, Radaronline )

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Waspada: Mobil Jenis Pick Up Hilang Di Curi Maling

Published

on

deblitznews|Pasir Putih

Mobil Mitsubishi Pick-Up dengan Nomor Polisi R 1713 UP hilang di curi pada, Sabtu (30/6) pagi di garasi rumah sekitar pukul 3:30 wib. Pelaku beraksi saat pemilik sedang tertidur lelap.

Lokasi kejadian berada dijalan Mawar RT 01/04 kelurahan Pasir Putih Sawangan, Depok. Pemilik menyadari kalau mobilnya yang diparkir dengan mobil bis sedang sudah tidak ada sekitar pukul 6:00 Wib.

Tidak terima mobilnya dicuri, pemilik mobil, Sunarman melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sawangan,“Ya benar, mobil jenis pick up yang di curi, padahal disebelahnya ada mobil bis ukuran kecil yang menghalangi,” jelas Sunarman saat dikonfirmasi deblitznews.com.

Lebih lanjut, Sunarman menjelaskan, mobil yang hilang belum lama sampai dari Jawa, dan biasanya ada orang dilokasi untuk berjaga-jaga, karena garasi mobil untuk parkir belum ada pagarnya.

Selanjutnya, dari hasil laporan pemilik, pihak kepolisian sektor sawangan meninjau lokasi untuk olah TKP yang didampingi oleh Aiptu Sutarno dan ketua RT 01 Marhatip Be untuk memberikan keterangan kronologi kehilangan.

Aiptu Sutarno menduga pelaku sudah mengincar keberadaan mobil korban. Begitu ada kesempatan, pelaku langsung beraksi. “dimana ada peluang di situ ada kesempatan,”jelas Sutarno saat berada di lokasi Pemeriksaan.

Untuk sementara pihak kepolisian akan memanggil pihak saksi untuk membuat keterangan.

Aiptu Sutarno selaku Bhabinkamtibmas kelurahan Pasir Putih menghimbau kepada masyarakat, khususnya di RT 01/04 harus lebih waspada terhadap lingkungan dan warga kembali giatkan untuk meronda.

“memang perlu di ingatkan kembali kepada masyarakat, biasanya setelahhari raya idul Fitri masyarakat masih enggan untuk melakukan ronda siskamling,”paparnya.

Namun, lanjut Sutarno, kewaspadaan terhadap lingkungan sangat penting, apa lagi setelah mudik biasanya banyak pendatang yang belum diketahui, untuk itu, kewajiban ketua lingkungan untuk segera mendata warganya, baik yang barada di rumah pribadi atau kontrakan.

“1×24 jam tamu wajib lapor, apakah ada sodara yang nginep, atau penghuni kontrakan harus di ketahui identitasnya yang jelas, apalgi menjelang lebaran idul adha sering terjadi pencurian mobil dan kambing ,ingat waspada kejahatan selalu mengintai anda, untuk itu warga harus giat ronda jangan lupa gandakan kunci,”imbuh Aiptu Sutarno.(db/hyu)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Kesal: Jl. Masuk Kantor Camat Limo Di Pagar Beton

Published

on

Mobil dinas kecamatan yang tidak bisa masuk ke kantor kecamatan, akibat penutupan jalan .

deblitznews|Limo

Berawal dari aksi protes atas dugaan penyerobotan lahan oleh Pemerintah Kota Depok terhadap tanah yang di klaim milik warga yang bernama Suganda, dirinya memagar akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok pada selasa (10/04/2018) lalu. Penutupan jalan dengan pemagaran jalan di sekitar 35 meter dari gerbang Kantor Kecamatan Limo menerima banyak keluhan dari Pegawai Kecamatan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

(lebih…)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Lagi. Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

Published

on

deblitznews|Jakarta 
Kekerasan terhadap Wartawan kembali terjadi.  Kali ini dialami oleh salah seorang Anggota Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Jawa Timur yang berinisial SA dari koran TKP.

(lebih…)

Continue Reading

Berita Terpopuler