Connect with us

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Negeri Depok Musnahkan Barang Bukti

Published

on

deblitznews|Depok

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok, Yudha Purnawan Sudianto mengungkapkan, bahwa dari hasil sitaan dari beberapa kasus yang perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap, pihaknya musnahkan sejumlah barang bukti seperti narkotika, senjata api, uang palsu, obat keras dan timbangan.

“Benar semua barang bukti tersebut dimusnahkan merupakan hasil sitaan dari beberapa kasus yang perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap,” ungkapnya kepada wartawan pada Kamis (1/9) dikantornya.

Yudha menjelaskan, bahwa barang bukti tersebut disita serta dimusnahkan. Diantaranya, ganja seberat 98.175 kilo gram, shabu-shabu 1.04 kilo gram, pil lexsotan 114 butir, pil ekstasiy 109 butir, psikotopika Jenis Alprazolam sebanyak 99 tablet, psikotropika jenis Riclona sebanyak 9 strip berisikan 89 tablet, obat keras jenis tramadol kapsul sebanyak 14 strip dengan jumlah 1.639 tablet, obat keras jenis tramadol HCL sebanyak 164 strip dengan jumlah 1.639 tablet, obat keras jenis THP sebanyak 65 strip berisikan 649 tablet, obat keras jenis Otto sebanyak 8 potongan strip berisikan 9 tablet, alat hisap shabu sebanyak 21 buah, 1 pucuk senjata api jenis pistol merk para X LDA dengan seri P237302 dengan 151 butir amunisi caliber 9 mm, senjata rakitan 2 pucuk dengan peluru 10 butir, uang pecahan Rp100 ribu sebanyak 3.700 lembar, Rp50 ribu ada 600 lembar, Rp20 ribu sebanyak 1.456 lembar, pecahan $100.000 sebanyak 794 lembar dan 10 timbangan.

“Jadi mengenai keberadaan senjata api dan butir peluru sengaja tidak dimusnahkan, melainkan diserahkan ke Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa pelaku tindak kriminal yang telah mendapat hukuman kebanyakan dialami anak-anak dan mahasiswa.  “Barang bukti yang saat ini dimusnahkan kebanyakan didapat dari mahasiswa dan anak-anak. Artinya, pelaku tindak kriminal didominasi anak dan mahasiswa,” tutur Yudha.

Yudha menambahkan, pemusnahan barang bukti sengaja dilakukan bersamaan, tidak berdasarkan jenis barang bukti. Hal itu, kata dia, dilakukan untuk menghindari kesan bahwa Kota Depok dijadikan sebagai Kota narkoba.  ” Saya tegaskan disini tidak ada kompromi bagi kasus narkoba,” tandasnya.

Sementara ditempat yang sama, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Depok Beny Hermanto membenarkan, bahwa barang bukti ini merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus di wilayah hukum Depok.

“Jadi para pelaku ditangkap dari beberapa lokasi berbeda yakni terminal, stasiun kereta listrik (KRL) dan perumahan. Bahkan mereka yang tersangkut kasus narkoba rata-rata berusia di atas 18 tahun,” ujarnya.

Beny menduga bahwa beberapa lokasi di wilayah hukum Kota Depok ini dijadikan tempat memproduksi narkotika. “Namun itu hanya dugaan, masih harus terus didalami,” ucapnya.(db/Cahyu)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Waspada: Mobil Jenis Pick Up Hilang Di Curi Maling

Published

on

deblitznews|Pasir Putih

Mobil Mitsubishi Pick-Up dengan Nomor Polisi R 1713 UP hilang di curi pada, Sabtu (30/6) pagi di garasi rumah sekitar pukul 3:30 wib. Pelaku beraksi saat pemilik sedang tertidur lelap.

Lokasi kejadian berada dijalan Mawar RT 01/04 kelurahan Pasir Putih Sawangan, Depok. Pemilik menyadari kalau mobilnya yang diparkir dengan mobil bis sedang sudah tidak ada sekitar pukul 6:00 Wib.

Tidak terima mobilnya dicuri, pemilik mobil, Sunarman melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sawangan,“Ya benar, mobil jenis pick up yang di curi, padahal disebelahnya ada mobil bis ukuran kecil yang menghalangi,” jelas Sunarman saat dikonfirmasi deblitznews.com.

Lebih lanjut, Sunarman menjelaskan, mobil yang hilang belum lama sampai dari Jawa, dan biasanya ada orang dilokasi untuk berjaga-jaga, karena garasi mobil untuk parkir belum ada pagarnya.

Selanjutnya, dari hasil laporan pemilik, pihak kepolisian sektor sawangan meninjau lokasi untuk olah TKP yang didampingi oleh Aiptu Sutarno dan ketua RT 01 Marhatip Be untuk memberikan keterangan kronologi kehilangan.

Aiptu Sutarno menduga pelaku sudah mengincar keberadaan mobil korban. Begitu ada kesempatan, pelaku langsung beraksi. “dimana ada peluang di situ ada kesempatan,”jelas Sutarno saat berada di lokasi Pemeriksaan.

Untuk sementara pihak kepolisian akan memanggil pihak saksi untuk membuat keterangan.

Aiptu Sutarno selaku Bhabinkamtibmas kelurahan Pasir Putih menghimbau kepada masyarakat, khususnya di RT 01/04 harus lebih waspada terhadap lingkungan dan warga kembali giatkan untuk meronda.

“memang perlu di ingatkan kembali kepada masyarakat, biasanya setelahhari raya idul Fitri masyarakat masih enggan untuk melakukan ronda siskamling,”paparnya.

Namun, lanjut Sutarno, kewaspadaan terhadap lingkungan sangat penting, apa lagi setelah mudik biasanya banyak pendatang yang belum diketahui, untuk itu, kewajiban ketua lingkungan untuk segera mendata warganya, baik yang barada di rumah pribadi atau kontrakan.

“1×24 jam tamu wajib lapor, apakah ada sodara yang nginep, atau penghuni kontrakan harus di ketahui identitasnya yang jelas, apalgi menjelang lebaran idul adha sering terjadi pencurian mobil dan kambing ,ingat waspada kejahatan selalu mengintai anda, untuk itu warga harus giat ronda jangan lupa gandakan kunci,”imbuh Aiptu Sutarno.(db/hyu)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Kesal: Jl. Masuk Kantor Camat Limo Di Pagar Beton

Published

on

Mobil dinas kecamatan yang tidak bisa masuk ke kantor kecamatan, akibat penutupan jalan .

deblitznews|Limo

Berawal dari aksi protes atas dugaan penyerobotan lahan oleh Pemerintah Kota Depok terhadap tanah yang di klaim milik warga yang bernama Suganda, dirinya memagar akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok pada selasa (10/04/2018) lalu. Penutupan jalan dengan pemagaran jalan di sekitar 35 meter dari gerbang Kantor Kecamatan Limo menerima banyak keluhan dari Pegawai Kecamatan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

(lebih…)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Lagi. Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

Published

on

deblitznews|Jakarta 
Kekerasan terhadap Wartawan kembali terjadi.  Kali ini dialami oleh salah seorang Anggota Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Jawa Timur yang berinisial SA dari koran TKP.

(lebih…)

Continue Reading

Berita Terpopuler