Connect with us

Hukum & Kriminal

Belum Satu Tahun Menjabat, Sudah Empat Kali Kantor Kelurahan Dibobol Maling

Published

on

deblitznews|Duren Seribu

Lagi, kantor kelurahan Duren Seribu kecamatan Bojongsari untuk ketiga kalinya dibobol maling, sebanyak tiga unit komputer raib, sementara pelayanan administrasi kependudukan dan pengurusan dokumen lumpuh total, kejadian pada Selasa pagi (Subuh) (28/6).

Menindak lanjut seringnya kantor kelurahan dibobol maling yang dalam kurun waktu belum satu tahun telah terjadi empat kali pembobolan. untuk itu deblitznews.com mencoba mendatangi kantor kelurahan untuk mengkonfirmasi kepada pihak kelurahan Duren Seribu, namun hasil nihil.

Dalam acara apel mingguan yang kerap dilaksanakan dihalaman kantor kecamatan Bojongsari, deblitznews.com bertemu langsung dengan sekretaris kelurahan Duren Seribu setelah acara apel usai. Masalah ini bukan sesuatu yang harus dimaklumi pasalnya, kejadian pembobolan di kantor kelurahan Duren Seribu sudah tiga kali terjadi, belum lagi di kelurahan Bojonsari Baru yang pernah kebobolan satu sekali.

Untuk itu, deblitznews.com terus mencari apa penyebabnya, hingga kejadian terus berulang hingga tiga kali dalam beberapa bulan,jangan mengkambing hitamkan pencuri. Dimana aparatur kelurahan bukankah pemerintah kota sudah menganggarkan uang lembur/piket untuk setiap kelurahan, seharusnya anggaran ini digunakan untuk dapat mengantisipasi hal-hal seperti ini.

“peristiwa itu terjadi ba’da subuh setelah yang piket pulang”jelas Nana selaku sekretaris kelurahan Duren Seribu saat di konfirmasi deblitznews.com.

Kami (awak media-red) aturan darimana lepas piket selesai dan meninggalkan kantor tanpa ada pengganti, seharusnya piket kantor itu baru pulang jika sudah ada rekan pengganti atau sudah ada pegawai kantor kelurahan yang masuk.

Berdasarkan hasil investigasi bahwa sejak kepemimpinan Camat Marjaya di Kecamatan Bojongsari, para Lurah di Kecamatan Bojongsari mengeluh atas pencairan dana operasional kantor yang hampir tiap bulan tidak pernah menerima full sesuai ketentuan dari kecamatan.

Mengenai masalah dana operasional yang selalu berkurang kami mencoba menghubungi Mustakim lurah Duren Mekar melalui telepon seluler, dia (mustakim-red) membenarkan adanya pengurangan dana operasional yang dikelurakan oleh kantor kecamatan.(db/nez)

Advertisement
Comments

Hukum & Kriminal

Waspada: Mobil Jenis Pick Up Hilang Di Curi Maling

Published

on

deblitznews|Pasir Putih

Mobil Mitsubishi Pick-Up dengan Nomor Polisi R 1713 UP hilang di curi pada, Sabtu (30/6) pagi di garasi rumah sekitar pukul 3:30 wib. Pelaku beraksi saat pemilik sedang tertidur lelap.

Lokasi kejadian berada dijalan Mawar RT 01/04 kelurahan Pasir Putih Sawangan, Depok. Pemilik menyadari kalau mobilnya yang diparkir dengan mobil bis sedang sudah tidak ada sekitar pukul 6:00 Wib.

Tidak terima mobilnya dicuri, pemilik mobil, Sunarman melaporkan kasus tersebut ke Polsek Sawangan,“Ya benar, mobil jenis pick up yang di curi, padahal disebelahnya ada mobil bis ukuran kecil yang menghalangi,” jelas Sunarman saat dikonfirmasi deblitznews.com.

Lebih lanjut, Sunarman menjelaskan, mobil yang hilang belum lama sampai dari Jawa, dan biasanya ada orang dilokasi untuk berjaga-jaga, karena garasi mobil untuk parkir belum ada pagarnya.

Selanjutnya, dari hasil laporan pemilik, pihak kepolisian sektor sawangan meninjau lokasi untuk olah TKP yang didampingi oleh Aiptu Sutarno dan ketua RT 01 Marhatip Be untuk memberikan keterangan kronologi kehilangan.

Aiptu Sutarno menduga pelaku sudah mengincar keberadaan mobil korban. Begitu ada kesempatan, pelaku langsung beraksi. “dimana ada peluang di situ ada kesempatan,”jelas Sutarno saat berada di lokasi Pemeriksaan.

Untuk sementara pihak kepolisian akan memanggil pihak saksi untuk membuat keterangan.

Aiptu Sutarno selaku Bhabinkamtibmas kelurahan Pasir Putih menghimbau kepada masyarakat, khususnya di RT 01/04 harus lebih waspada terhadap lingkungan dan warga kembali giatkan untuk meronda.

“memang perlu di ingatkan kembali kepada masyarakat, biasanya setelahhari raya idul Fitri masyarakat masih enggan untuk melakukan ronda siskamling,”paparnya.

Namun, lanjut Sutarno, kewaspadaan terhadap lingkungan sangat penting, apa lagi setelah mudik biasanya banyak pendatang yang belum diketahui, untuk itu, kewajiban ketua lingkungan untuk segera mendata warganya, baik yang barada di rumah pribadi atau kontrakan.

“1×24 jam tamu wajib lapor, apakah ada sodara yang nginep, atau penghuni kontrakan harus di ketahui identitasnya yang jelas, apalgi menjelang lebaran idul adha sering terjadi pencurian mobil dan kambing ,ingat waspada kejahatan selalu mengintai anda, untuk itu warga harus giat ronda jangan lupa gandakan kunci,”imbuh Aiptu Sutarno.(db/hyu)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Kesal: Jl. Masuk Kantor Camat Limo Di Pagar Beton

Published

on

Mobil dinas kecamatan yang tidak bisa masuk ke kantor kecamatan, akibat penutupan jalan .

deblitznews|Limo

Berawal dari aksi protes atas dugaan penyerobotan lahan oleh Pemerintah Kota Depok terhadap tanah yang di klaim milik warga yang bernama Suganda, dirinya memagar akses jalan masuk ke Kantor Kecamatan Limo, Kota Depok pada selasa (10/04/2018) lalu. Penutupan jalan dengan pemagaran jalan di sekitar 35 meter dari gerbang Kantor Kecamatan Limo menerima banyak keluhan dari Pegawai Kecamatan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

(lebih…)

Continue Reading

Hukum & Kriminal

Lagi. Wartawan Jadi Korban Pengeroyokan

Published

on

deblitznews|Jakarta 
Kekerasan terhadap Wartawan kembali terjadi.  Kali ini dialami oleh salah seorang Anggota Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Jawa Timur yang berinisial SA dari koran TKP.

(lebih…)

Continue Reading

Berita Terpopuler